“Saya mengucapkan selamat ulang tahun yang pertama kepada Paguyuban JAMUR Kota Cilegon. Semoga semakin kompak, solid, dan terus menjaga kebersamaan serta persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat,” ujar Robinsar.
Ia berharap Paguyuban JAMUR terus menjaga kerukunan antarwarga, melestarikan budaya, serta bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan Kota Cilegon yang maju dan harmonis.
Sementara itu, Ketua Harian Paguyuban JAMUR Kota Cilegon, Didi Sugeng Harianto, mengungkapkan rasa syukur karena paguyuban tersebut telah memasuki usia satu tahun.
Menurutnya, Paguyuban JAMUR dipimpin oleh Ketua Igor Darma bersama dirinya sebagai Ketua Harian. Paguyuban ini tercatat memiliki sekitar 3.500 kepala keluarga (KK) warga asal Jawa Timur di Kota Cilegon, dengan sekitar 152 anggota yang sudah aktif.“Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah SWT karena Paguyuban JAMUR Kota Cilegon sudah berusia satu tahun. Harapannya, jumlah anggota yang aktif semakin bertambah. Semoga paguyuban ini menjadi wadah silaturahmi bagi perantau asal Jawa Timur untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan sehingga membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkap Didi.
Ia menambahkan, Paguyuban JAMUR aktif dalam kegiatan seni, budaya, sosial, dan silaturahmi, termasuk kegiatan temu kangen yang kerap digelar di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Cilegon. Paguyuban juga berupaya berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Ketua Ibu-Ibu Paguyuban JAMUR Kota Cilegon, Jumiatun, SE., MM., menjelaskan bahwa tujuan utama paguyuban adalah membangun persaudaraan, menjadi wadah silaturahmi warga Jawa Timur di perantauan, serta saling membantu ketika anggota menghadapi kesulitan.
Selain itu, Paguyuban JAMUR berkomitmen melestarikan seni, budaya, dan kuliner khas Jawa Timur, seperti Reog Ponorogo, Ludruk Surabaya, dan Tari Gandrung, agar tetap dikenal generasi muda.“Jangan sampai kesenian dan budaya daerah kita hilang karena kurang diminati generasi muda. Kami ingin seni budaya dan kuliner khas Jawa Timur tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Jumiatun.
Ia berharap Paguyuban JAMUR dapat terus bersinergi dengan masyarakat lokal maupun warga dari daerah lain, sekaligus berkontribusi bagi daerah tempat mereka tinggal.
Peringatan HUT pertama ini diharapkan menjadi langkah bagi Paguyuban JAMUR untuk semakin berkembang, memperluas kegiatan sosial, serta memperkokoh persaudaraan warga Jawa Timur dalam menjaga kerukunan dan keberagaman di Kota Cilegon.
Salam Kompak Jaya.. Saklawase.





%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









