Peristiwa mencekam tersebut terjadi sekitar pukul 14.50 wib. Menurut keterangan saksi mata, pusaran angin terlihat datang dari arah barat atau area lapangan desa menuju pemukiman di Dukuh Kembon dan Dukuh Luwuk. Angin kencang tersebut mengamuk selama kurang lebih 10 menit.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yususf, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Kajen Iptu Teguh Subiyantoro mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung menerjunkan personil ke lokasi sesaat setelah menerima laporan dari warga dan ketua RT setempat.
"Kami telah mendatangi TKP bersama personel untuk melakukan pendataan dan memastikan kondisi warga. Benar telah terjadi terjangan angin puting beliung yang mengakibatkan atap genteng maupun asbes milik tujuh rumah warga di Dukuh Kembon dan Dukuh Luwuk berterbangan," ungkap Iptu Teguh Subiyantoro, Rabu (21/1).
Berdasarkan laporan di lapangan, saat pusaran angin mulai mendekati pemukiman, para penghuni rumah langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Beruntung, kewaspadaan warga tersebut membuahkan hasil positif sehingga tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa.
"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Warga sigap keluar rumah saat melihat ada angin kencang. Kerugian saat ini hanya bersifat materiil berupa kerusakan atap rumah dengan taksiran kerugian per rumah berkisar antara Rp. 400 ribu hingga Rp. 800 ribu," tambah Iptu Teguh.
Hingga Rabu sore, situasi di lokasi sudah mulai kondusif. Polisi bersama perangkat desa telah berkoordinasi untuk melakukan penanganan pascabencana. Mengingat hari sudah mulai gelap, aksi bersih-bersih rumah warga dijadwalkan akan dilaksanakan besok pagi.
"Hasil koordinasi dengan Pemerintah Desa Pekiringan Alit dan warga, disepakati bahwa tindak lanjut pembersihan material serta perbaikan atap yang rusak akan dilaksanakan serentak pada Kamis (22/1) pagi melalui kerja bakti," jelas Kapolsek Kajen.
Iptu Teguh mengimbau kepada masyarakat Kajen untuk tetap waspada mengingat intensitas hujan dan angin kencang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan di wilayah Kabupaten Pekalongan.
(Riki)























