PEMALANG - Infrastruktur drainase untuk mengatasi banjir patut kita soroti dan perihal pelayanan kesehatan, agar menjadi implementasi Universal Health Coverage (UHC) di Pemalang berjalan lebih manusiawi dan responsif bagi warga yang sakit.
"Apalagi sekarang sebagian anggaran sudah dititipkan melalui Baznas. Kita ingin memastikan tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan hak sehatnya karena kendala birokrasi,” hal tersebut disampaikan Mahbub Djunaidi, SE., M.Si., Anggota DPRD Kabupaten Pemalang Komisi C Dapil 1 dari Fraksi PPP saat acara Musrenbang di Pendopo Kecamatan Pemalang, Selasa (3/2/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Muspika Kecamatan Pemalang, seluruh anggota DPRD Dapil 1, Lurah, serta Kepala Desa se-Kecamatan Pemalang. Kehadiran perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait juga diharapkan dapat langsung mengawal aspirasi yang menjadi prioritas warga.
Mahbub Djunaid, kembali menegaskan bahwa masalah banjir yang kerap menghantui wilayah perkotaan dan optimalisasi layanan kesehatan gratis (UHC) harus menjadi sorotan utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pemalang.
Selanjutnya Agenda tahunan ini digelar guna memastikan usulan warga selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2026-2027.
Dirinya juga menyatakan bahwa sinkronisasi antara usulan akar rumput dengan kebijakan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) adalah kunci.
"Fokus utama kita sekarang adalah menyelesaikan persoalan banjir di wilayah Kecamatan Pemalang. Kami berharap usulan yang masuk benar-benar menjawab permasalahan riil di lapangan, sehingga manfaat pembangunannya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Mahbub.
(Eko B Art).




