Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kapolsek Marau IPDA Septo Suria, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari informasi masyarakat. “ Pada Minggu 01 Februari 2026 sekira pukul 17.30 WIB, anggota Polsek Marau menerima informasi bahwa pelaku PD sering membawa dan menyimpan narkotika jenis sabu di rumahnya yang berlokasi di Desa Air Upas Kecamatan Air Upas Kabupaten Ketapang,” ujar IPDA Septo Suria, Kamis (5/2/2026).
Berdasarkan informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengetahui pelaku sedang berada di dalam rumahnya. “ Saat petugas akan melakukan penggeledahan, seorang anak remaja sempat keluar dari rumah pelaku dengan terburu buru dan saat diperiksa petugas yang disaksikan perangkat desa setempat, petugas mendapati 3 klip plastik kecil berisi serbuk kristal diduga sabu di saku celana anak tersebut, Anak tersebut mengakui sering disuruh pelaku PD untuk mengantarkan paket sabu kepada para pembeli. Petugas melanjutkan penggeledahan kepada pelaku yang bersembunyi didalam kamar dan kembali mendapatan barang bukti sabu sebanyak 5 klip plastik. Total keseluruhan barang bukti yang diamankan berjumlah 8 klip plastik dengan berat 7,5 gram beserta perangkat lainnya ” papar Septo.
Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Ketapang untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, Pelaku PD disangkakan Pasal 114 Ayat ( 2 ) dan atau Pasal 112 Ayat ( 2 ) Undang Undang Negara Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika atau Pasal 609 ayat ( 1 ) huruf a Undang Undang Negara Republik Indonesia Nomor 01 tahun 2026, tentang penyesuaian pidana, sedangkan untuk anak remaja tersebut akan disesuaikan dengan sistem penerapan hukum peradilan bagi anak anak. IPDA Septo menegaskan, Polsek Marau berkomitmen penuh dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Marau dan Kecamatan Air Upas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menjauhi narkoba serta berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian demi menjaga lingkungan yang aman dan sehat,” pungkasnya.
(Jailani)





