Bengkulu Tengah — Di tengah minimnya lapangan kerja di Provinsi Bengkulu, sosok Kepala Desa Klindang Atas, Mardiana, patut menjadi contoh nyata pemimpin desa yang berkomitmen terhadap pendidikan dan kesejahteraan warganya.
Sejak tahun 2017, Mardiana membuka berbagai peluang lapangan kerja bagi masyarakat Klindang Atas dan sekitarnya. Program tersebut dikelola melalui PONPES Modern Dzikir AlFath, yang berada di bawah naungan yayasan yang dipimpin dan diurus secara profesional. Kehadiran lembaga ini tidak hanya berfokus pada pendidikan keagamaan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Tak hanya membuka peluang kerja, Mardiana juga menggagas program sekolah gratis bagi anak-anak Desa Klindang Atas dan wilayah sekitar. Program ini mencakup jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA hingga kesempatan kuliah gratis bagi anak-anak berprestasi maupun kurang mampu. Langkah tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini terkendala biaya pendidikan.
Lebih jauh lagi, pemerintah desa bersama pihak yayasan turut membuka akses peluang kerja hingga ke luar negeri. Program ini diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran serta meningkatkan taraf hidup masyarakat desa.
Saat ditemui awak media Metro News TV di Balai Desa Klindang Atas, Mardiana menyampaikan harapannya agar media dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung perkembangan pendidikan dan pembangunan desa.
“Kami berharap kerja sama dengan media dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan maupun pembangunan strategis di Desa Klindang Atas. Dukungan informasi dan publikasi sangat penting agar program-program ini bisa diketahui luas dan memberi manfaat lebih besar,” tutupnya.
Langkah nyata yang dilakukan Kepala Desa Klindang Atas ini menjadi bukti bahwa dari desa pun lahir terobosan besar untuk masa depan generasi. Pendidikan gratis dan pembukaan lapangan kerja menjadi fondasi kuat dalam membangun desa yang mandiri dan sejahtera.
(Eva Susanti)






