-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kabupaten Banyuasin

    Sports

    Polda Kalbar Gandeng Awak Media, Tekan Angka Kecelakaan Melalui Operasi Keselamatan Kapuas 2026

    Monday, February 2, 2026, 20:39 WIB Last Updated 2026-02-02T13:39:19Z

    PONTIANAK – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) memperkuat sinergi dengan awak media dalam upaya menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Bertempat di salah satu rumah makan kota Pontianak. (Senin, 2/2)


    Bid Humas Polda Kalbar menggelar temu kemitraan sekaligus mensosialisasikan dimulainya Operasi Keselamatan Kapuas 2026.

    ​Kegiatan ini menjadi langkah strategis Polri dalam menekan angka fatalitas kecelakaan jalan raya yang masih tergolong tinggi di wilayah Kalimantan Barat. Operasi ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026.


    ​Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menekankan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan sekadar aturan hukum, melainkan kebutuhan mendasar bagi setiap warga negara. Ia memaparkan data memprihatinkan sepanjang tahun 2025, di mana tercatat 1.378 kasus kecelakaan di Kalbar yang mengakibatkan 421 jiwa meninggal dunia.


    ​"Angka-angka ini bukan sekadar data statistik. Di balik setiap angka, ada nyawa yang hilang dan keluarga yang berduka. Oleh karena itu, melalui Operasi Keselamatan Kapuas 2026 ini, kami ingin mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman, terutama menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 nanti," ujar Bambang dalam keterangannya.


    ​Sementara itu, Kabagbin Ops Dit Lantas Polda Kalbar selaku Kapusdal Opsda Keselamatan Kapuas 2026, AKBP Ricky, menjelaskan secara teknis bahwa operasi kali ini melibatkan sedikitnya 765 personel yang tersebar di seluruh jajaran Polda Kalbar.


    ​Ditegaskan bahwa meskipun mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, Petugas di lapangan tidak akan ragu melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan nyawa.


    ​"Kami mengedepankan edukasi dan sosialisasi kepada Masyarakat. Namun, tindakan tegas tetap akan dilakukan secara profesional dan humanis. Kami juga menekankan kepada seluruh Personel agar menjadi teladan di jalan raya, menjaga keselamatan diri, serta membangun sinergi dengan seluruh stakeholder terkait," 


    "Dihimbau agar tidak menggunakan sirine atau rotator bagi kendaraan pribadi, memperhatikan dimensi maksimal bagi kendaraan angkutan, tidak boleh menggunakan plat nomor kendaraan yang tidak sesuai dengan ketentuan, tidak menggunakan kenalpot brong, serta hindari menggunakan kendaraan tidak sesuai peruntukannya." Tegas Ricky.


    ​Operasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik secara signifikan sebelum memasuki periode sibuk Idul Fitri 1447 H. Kepolisian juga mengimbau media massa untuk menjadi penyambung lidah dalam menyampaikan pesan keselamatan secara kreatif agar lebih mudah diterima oleh generasi muda dan masyarakat luas.


    AGUSTIANDI

    Komentar

    Tampilkan