-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Banyuasin

    Sports

    ASDP Kendalikan Puncak Mudik, 163.603 Penumpang dan 44.440 Kendaraan Tinggalkan Jawa Menuju Sumatera pada H-3

    Thursday, March 19, 2026, 22:02 WIB Last Updated 2026-03-19T15:02:01Z

    CILEGON - Gelombang arus mudik Lebaran 2026 kini memasuki fase puncak. Pergerakan masyarakat dari Jawa menuju Sumatera terus menunjukkan tren peningkatan signifikan, menjadikan lintasan Merak–Bakauheni sebagai barometer utama arus mudik nasional. Di tengah lonjakan tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kesiapan layanan penyeberangan berjalan optimal, kamis 19 maret 2026.


    Berdasarkan data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara selama periode 8 jam (19 Maret 2026 pukul 00.00–08.00 WIB) atau H-2, tercatat sebanyak 79.521 penumpang telah menyeberang, meningkat 20,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 66.044 orang. Sementara itu, total kendaraan mencapai 27.157 unit atau naik 22,2% dibandingkan realisasi tahun lalu sebesar 22.222 unit.


    Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa tren ini menunjukkan arus mudik telah memasuki fase puncak sejak Selasa (17/3) dan diproyeksikan berlangsung hingga Kamis (19/3).

    “Peningkatan mobilisasi ini mencerminkan fase puncak arus mudik. ASDP terus memperkuat operasional dan koordinasi lintas pemangku kepentingan guna memastikan layanan tetap optimal, aman, dan lancar,” ujar Heru.


    *H-3 Puncak Arus Mudik*

    Lonjakan signifikan tercatat pada 18 Maret (H-3) dengan 163.603 penumpang dan 44.440 kendaraan menyeberang dari Jawa ke Sumatera. Angka ini meningkat tajam dibandingkan 17 Maret yang mencatat 104.321 penumpang dan 27.527 kendaraan. Tren kenaikan ini diperkirakan masih berlanjut seiring tingginya mobilitas masyarakat menjelang hari raya.


    Untuk mengantisipasi lonjakan trafik, ASDP mengoperasikan 28 hingga 33 kapal per hari di lintasan Merak–Bakauheni sesuai tingkat kepadatan. Rekayasa lalu lintas melalui pengalihan ke pelabuhan alternatif, penerapan delaying system di sejumlah buffer zone, serta penguatan koordinasi dengan stakeholder dilakukan secara intensif.


    Optimalisasi pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) menjadi strategi utama dalam menjaga kelancaran arus penyeberangan. Melalui pola ini, kapal yang tiba langsung melakukan bongkar muatan dan segera diberangkatkan kembali, sehingga waktu sandar dapat ditekan dan kapasitas layanan meningkat secara signifikan.


    Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengimbau pengguna jasa untuk merencanakan perjalanan dengan baik melalui pembelian tiket sebelum tiba di pelabuhan.

    “Pastikan data identitas telah diisi dengan benar dan datang sesuai jadwal pada tiket. Melalui Ferizy, pengguna juga dapat melakukan reschedule dengan potongan 10 persen atau refund dengan potongan 25 persen sesuai ketentuan. Ini menjadi bentuk fleksibilitas layanan kami di tengah tingginya mobilitas,” jelas Windy.


    *Hingga H-2, Trafik Ramai Lancar*

    Secara kumulatif, data Posko Merak dari H-10 hingga H-2 mencatat sebanyak 711.052 penumpang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera, meningkat 3,5% dibandingkan tahun lalu sebanyak 636.741 orang. Total kendaraan mencapai 190.479 unit atau naik 9,3% dari 174.246 unit.


    Adapun dari Sumatera ke Jawa, tercatat 348.766 penumpang atau naik 2,9% dibandingkan tahun lalu sebanyak 338.911 orang. Sementara kendaraan mencapai 72.696 unit atau meningkat 8,9% dari 66.749 unit.

    Dengan kesiapan operasional yang matang dan koordinasi yang solid, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran bagi seluruh pengguna jasa pada momen puncak arus mudik Lebaran tahun ini.


    Komentar

    Tampilkan