-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Banyuasin

    Sports

    Siswa MIN 2 Bengkulu Utara Meninggal Dunia, Program Makanan Bergizi Gratis Diselidiki Polisi

    Wednesday, March 4, 2026, 04:20 WIB Last Updated 2026-03-03T21:20:35Z

     

    Bengkulu Utara- Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di MIN 2 Bengkulu Utara mendadak menjadi sorotan setelah seorang siswa yang sebelumnya sempat mendapatkan perawatan intensif dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (28/2/2026). 


    Kabar dugaan keracunan tersebut pertama kali viral di media sosial serta grup WhatsApp para wali murid. Dalam tangkapan layar grup “Kelas 1B MIN 2 BU”, para orang tua sempat diimbau untuk tidak mengonsumsi paket MBG yang belum dimakan oleh anak-anak mereka. Imbauan itu muncul setelah seorang siswa mengalami gangguan kesehatan usai menyantap burger dari paket MBG yang berisi roti burger, pisang, dan kacang.


    Foto korban saat mendapatkan penanganan medis juga beredar luas di media sosial dan memicu kepanikan di kalangan orang tua siswa.


    Kapolres Bengkulu Utara, Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., saat dikonfirmasi membenarkan kabar duka tersebut.


    “Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya ananda. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pastinya dan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium yang akan keluar pada jam kerja,” tegas Kapolres, Minggu (28/2/2026). 


    Sebelumnya, pihak kepolisian menyebutkan bahwa dari banyaknya siswa penerima program MBG, hanya satu siswa yang mengalami gejala sakit. Namun dengan adanya laporan korban meninggal dunia, proses penyelidikan kini diperluas.


    Polisi juga telah mengamankan sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium serta meminta keterangan dari pihak sekolah, penyedia makanan, dan tenaga medis yang menangani korban.


    Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang menyimpulkan adanya keracunan massal. Meski demikian, peristiwa ini memunculkan pertanyaan serius terkait standar keamanan serta pengawasan distribusi makanan dalam program MBG di sekolah. 


    Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi sebelum hasil uji laboratorium keluar. Kasus ini kini menjadi perhatian publik dan dinantikan kejelasannya, apakah murni merupakan insiden medis atau terdapat kelalaian dalam proses penyediaan makanan.


    (Metri)

    Komentar

    Tampilkan