-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Empat Lawang

    Banyuasin

    Sports

    Polisi Turun Langsung, Kapolsek Sragi Cek Tanggul Jebol Sungai Silempeng

    Sunday, April 19, 2026, 17:33 WIB Last Updated 2026-04-19T10:33:55Z

    PEKALONGAN  - Polsek Sragi bersama sejumlah instansi terkait melakukan pengecekan tanggul jebol di Sungai Silempeng, Desa Depok, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, pada Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Sragi, AKP Turkhan, S.H., sebagai langkah cepat dalam merespons kondisi tanggul yang mengalami kerusakan.


    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Pompa Air Silempeng Muh. Wildan, Koordinator Kelompok Kerja Sumber Daya Air (Poklah SDA) Kristiawan, staf PSDA Pemali Comal, serta anggota Polsek Sragi. Pengecekan dilakukan untuk mengetahui kondisi terkini tanggul sekaligus dampak yang ditimbulkan.


    Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa kondisi air Sungai Silempeng saat ini dalam keadaan surut dengan ketinggian sekitar 0,4 meter. Sementara saat pasang, ketinggian air dapat mencapai 1 meter. Meski tanggul jebol, air sungai saat ini mengalir ke area persawahan di Desa Depok dan Desa Boyoteluk dengan luasan terdampak sekitar 15 hektare, dan belum sampai ke pemukiman warga.


    Tanggul yang jebol diketahui pertama kali pada Jumat (17/4/2026) sore. Tanggul tersebut merupakan tanggul darurat yang dibuat menggunakan karung berisi tanah, diperkuat dengan kayu dolken dan anyaman bambu. Adapun ukuran tanggul yang jebol mencapai panjang 10 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 1 meter.


    Kapolsek Sragi AKP Turkhan mengatakan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan cepat agar dampak tidak meluas.


    “Pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus berkoordinasi dengan pihak terkait. Penyebab jebolnya tanggul diduga karena tingginya pasang surut air laut, sehingga perlu segera dilakukan penanganan agar tidak berdampak ke pemukiman warga,” ujarnya.


    Ia menambahkan, pihak PSDA Pemali Comal diharapkan segera mengirimkan material berupa kantong dan tanah untuk menutup tanggul yang jebol. Mengingat kondisi air saat ini sedang surut, momentum tersebut dinilai tepat untuk melakukan perbaikan.


    Dengan langkah cepat dan sinergi lintas instansi, diharapkan penanganan tanggul jebol di Sungai Silempeng dapat segera diselesaikan sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.


    (Riki)

    Komentar

    Tampilkan