Dampaknya, puluhan rumah warga di Kampung 1, Kampung 2, dan Kampung 4 terendam dengan ketinggian air yang bervariasi. Air mulai naik sejak sekitar pukul 02.00 WIB dini hari dan terus meningkat akibat tingginya curah hujan.
Sejumlah warga terdampak, di antaranya Supriadi, Jen, dan Yunis, menyebut banjir datang secara tiba-tiba saat mereka sedang beristirahat. Hingga kini, warga masih bertahan di rumah masing-masing untuk menjaga barang berharga dan belum mengungsi.
“Air masuk rumah dari jam 2 malam, kami masih bertahan sambil jaga barang,” ujar Supriadi salah satu warga.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar karena banyak rumah dan perabotan warga yang terendam air.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun ke lokasi untuk memberikan bantuan dan melakukan penanganan cepat agar dampak banjir tidak semakin meluas.
( Guntur )





.jpg)



