-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Empat Lawang

    Banyuasin

    Sports

    Tinjau Jembatan Ambruk di Seluma, BPI KPNPA RI Wilayah Bengkulu: Struktur Jembatan Masih Utuh, Timbunan Jalan yang Amblas

    Monday, April 13, 2026, 22:14 WIB Last Updated 2026-04-13T15:14:15Z

      

    SELUMA – Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran (BPI KPNPA) RI Wilayah Bengkulu, Syamsuyudi, S.H., bersama Ketua BPI KPNPA RI Wilayah Seluma, Al Hadi, S.I.P., melakukan peninjauan langsung ke lokasi jembatan yang sempat viral dan menjadi sorotan publik di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.


    Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi jembatan serta memastikan penyebab kerusakan yang terjadi di lokasi. Dalam kesempatan itu, tim BPI KPNPA RI juga bertemu dengan pelaksana lapangan proyek bernama Arif guna mendapatkan informasi terkait progres penanganan serta perbaikan yang sedang dilakukan.


    Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sebelumnya Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama instansi terkait juga telah melakukan pengecekan terhadap kondisi jembatan tersebut. Dalam rencana penanganannya, Pemprov Bengkulu berencana melakukan pembangunan breakwater atau penahan gelombang air laut, serta pemasangan cyber wall (sebel) sebagai penahan arus air di bagian muara sungai secara permanen guna mencegah terjadinya kerusakan serupa di masa mendatang.


    Saat ini, proses perbaikan di lokasi tengah dikerjakan oleh pihak kontraktor pelaksana, yaitu PT. Roda Teknindo Pura Jaya


    Dari hasil penelitian serta pengamatan langsung yang dilakukan oleh tim BPI KPNPA RI Wilayah Bengkulu, diketahui bahwa struktur utama jembatan masih dalam kondisi utuh dan dinilai cukup kuat. Kerusakan yang terjadi bukan pada badan jembatan, melainkan pada bagian timbunan jalan akses menuju jembatan yang mengalami amblas.


    Kondisi tersebut diduga dipicu oleh besarnya tekanan debit air yang datang dari tiga arah sekaligus, yakni luapan air laut saat pasang serta aliran deras dari dua sungai yang bermuara di lokasi tersebut. Kombinasi arus air tersebut mengakibatkan terjadinya penggerusan tanah pada bagian penyangga timbunan jalan hingga akhirnya mengalami amblas.


    Meski demikian, BPI KPNPA RI Wilayah Bengkulu juga memberikan sejumlah masukan teknis sebagai langkah antisipasi demi keamanan jangka panjang. Ketua BPI KPNPA RI Wilayah Bengkulu, Syamsuyudi, menilai bahwa jembatan tersebut pada dasarnya sudah dibangun dengan baik dan cukup aman, namun perlu dilakukan penambahan tiang penyangga agar dimensi jembatan dapat diperpanjang.


    “Menurut hasil penelitian kami di lapangan, sebaiknya jembatan ini ditambah tiang penyangga sehingga panjang jembatan dapat diperluas. Hal ini bertujuan agar putaran debit air yang melewati bawah jembatan bisa lebih leluasa keluar masuk tanpa menghantam atau menggerus struktur bangunan,” jelas Syamsuyudi.


    Dengan adanya penanganan yang tepat serta penguatan konstruksi di sekitar area muara sungai, diharapkan jembatan tersebut dapat berfungsi secara optimal dan mampu bertahan dari tekanan arus air yang cukup besar di kawasan tersebut.


    (Metri)

    Komentar

    Tampilkan