Dalam kunjungan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati turut menyerahkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran, Sulaiman Usman (56), seorang petani setempat yang rumahnya hangus dilalap api pada Sabtu sore (16/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Musibah kebakaran yang terjadi begitu cepat itu menghanguskan seluruh bagian rumah berkonstruksi kayu milik korban. Kobaran api dengan cepat melalap bangunan hingga rata dengan tanah. Meski kerugian material cukup besar, namun dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa.
Turut mendampingi rombongan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, antara lain Plt. Kadis Sosial P3A Azhariyadi, Kepala Sekretariat BMK T. Yulius, Anggota DPRK Pidie Jaya Irsalil Siddiq dari PAN, serta sejumlah pejabat dan unsur terkait lainnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Pidie Jaya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya akan terus hadir dan berupaya maksimal membantu masyarakat yang tertimpa musibah maupun bencana. Pemerintah daerah, katanya, telah menyalurkan bantuan masa panik melalui Dinas Sosial dan BMK berupa berbagai kebutuhan pokok bagi korban kebakaran.
Bantuan tersebut meliputi bahan makanan, perlengkapan rumah tangga, pakaian, perlengkapan ibadah, hingga material bangunan seperti seng, triplek, dan paku guna membantu proses pemulihan tempat tinggal korban.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, kami menyampaikan rasa duka dan belasungkawa yang mendalam atas musibah ini. Kami berharap keluarga yang tertimpa cobaan tetap sabar, tabah, dan kuat menghadapi ujian dari Allah SWT,” ujar Bupati H. Sibral Malasyi.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, para dermawan, tokoh masyarakat, dan berbagai pihak lainnya untuk bersama-sama membantu korban kebakaran agar dapat segera bangkit serta kembali menjalani kehidupan secara normal.
Menurutnya, semangat persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan merupakan kekuatan utama dalam membantu sesama yang sedang mengalami kesulitan.
“Rasa persaudaraan dan solidaritas sosial adalah kekuatan besar dalam membangkitkan kembali harapan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Dengan kebersamaan, insya Allah setiap ujian dapat kita lalui bersama,” tambahnya.
Bupati juga mengingatkan tentang keutamaan membantu sesama yang sedang tertimpa musibah sebagaimana diajarkan dalam ajaran Islam. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa manusia yang paling dicintai Allah SWT adalah mereka yang paling bermanfaat bagi orang lain.
Selain itu, dalam hadis riwayat Muslim disebutkan:
“Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya.”
Begitu pula, barang siapa yang meringankan kesusahan seorang mukmin di dunia, maka Allah SWT akan meringankan kesusahannya di akhirat kelak.
Sementara itu, Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, memastikan pemerintah daerah akan segera mengambil langkah lanjutan untuk membantu keluarga korban, termasuk menyiapkan rumah darurat agar korban dapat segera memiliki tempat tinggal sementara yang layak, terlebih keluarga tersebut memiliki anak-anak kecil yang membutuhkan perhatian khusus.
“Kita ingin memastikan keluarga korban tetap mendapatkan perlindungan dan perhatian. Pemerintah akan terus berupaya hadir memberikan solusi terbaik agar korban bisa segera bangkit kembali,” ujar Wakil Bupati.
Di sisi lain, pihak keluarga korban menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.
“Kami sangat bersyukur atas kehadiran Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati bersama rombongan. Kehadiran dan bantuan ini menjadi semangat bagi kami untuk kembali bangkit setelah musibah yang kami alami,” ungkap Sulaiman Usman, pemilik rumah yang terbakar.
( Hendra)






.jpg)



