Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata pemerintah desa dalam mempercepat pemulihan pelayanan publik setelah banjir yang beberapa hari terakhir merendam sejumlah desa dan kelurahan di wilayah Muratara, mulai dari Kecamatan Karang Jaya hingga Rawas Ilir.
Gotong royong dimulai sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai. Fokus utama kegiatan meliputi pengangkatan lumpur sisa banjir, pembersihan sampah, sterilisasi ruangan kantor desa, hingga pembersihan saluran air di sekitar kantor desa.
Kepala Desa Embacang Lama, Idham, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat segera kembali berjalan normal.
“Kami membersihkan lumpur dan sampah di dalam ruang kantor, gudang, serta fasilitas pelayanan masyarakat. Ini juga untuk mencegah timbulnya penyakit pasca banjir,” ujar Idham.
Selain membersihkan ruangan kantor, perangkat desa juga melakukan penataan ulang dokumen penting dan perabotan yang sempat terendam banjir.
“Kami juga membersihkan selokan di sekitar kantor desa agar lingkungan kembali bersih dan aktivitas pemerintahan desa dapat segera berjalan normal,” tambahnya.
Aksi gotong royong tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab pemerintah desa terhadap kondisi lingkungan serta pelayanan masyarakat pasca bencana banjir.
Dengan adanya pembersihan tersebut, Pemerintah Desa Embacang Lama berharap aktivitas administrasi dan pelayanan masyarakat dapat kembali optimal dalam waktu dekat.
( Guntur )






.jpg)



