-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Empat Lawang

    Banyuasin

    Sports

    Pertambangan Tanpa Izin Kecamatan Boyan Sanjung Seret Nama Oknum Kades, Hingga Oknum Aparat Penegak Hukum

    Sunday, May 17, 2026, 08:28 WIB Last Updated 2026-05-17T01:28:29Z

    KALBAR - Masyarakat meminta POLDA Kalimantan Barat dan APH Diminta Bertindak Tegas Oknum yang membekingi PETI.

    Pertambangan tanpa izin (PETI) diwilayah desa landau mawang kecamatan boyan tanjung, kabupaten kapuas hulu menarik perhatian kami selaku media yang memberitakan berdasarkan sumber dan data yang akurat. 


    Dari hasil informasi yang di dapatkan melalui orang yang sudah kurang lebih 8 bulan mengikuti perkembangan kegiatan diwilayah ini, terutama dibidang pertambangan tanpa izin tim media ini mendapat kan informasi bahwa kawasan yang menjadi wilayah pertambangan tanpa izin didesa landau mawang  yang lebih dikenal berembung adalah tanah milik desa (tanah masyarakat). 


    Lokasi ini pernah di buka langsung oleh kades landau mawang secara terang terangan untuk wilayah tambang tanpa izin dan pada saat di buka dihadiri juga oknum anggota polsek boyan tanjung.


    Beberapa bulan berjalan dikarenakan ada hal hal yang tidak diingin kan kades juga secara resmi menutup lokasi ini untuk tidak melakukan kegiatan pertambangan tanpa izin diwilayah ini. 


    Waktu demi waktu berlalu saat tim media ini berkunjung kewilayah ini selama 8 bulan dan dalam misi senyap tim media melihat bahwa dikawasan tersebut telah buka kembali aktivitas pertambangan tanpa izin, kurang lebih 10 unit mesin jenis dompeng dan ps beroperasi ditanah milik desa dan sisa nya beroperasi di wilayah tanah pribadi. 


    Beberapa sumber menjelaskan tanah desa tersebut telah di jual oleh pengurus desa dan diprioritas kan kepada masyarakat landau mawang yang bisa membelinya, dan keputusan penjualan dan harga jual di putuskan berdasarkan musyawarah dan mufakat warga desa landau mawang. 


    " *Saya baru 8 bulan di sini, setau saya sih ini tanah milik Masyarakat dan sudah di jual beli, tadinya Tambang disini sudah di tutup,tapi sekarang kan sudah aman jadi ya di buka lagi. Kalau soal ijin saya kurang tau, soalnya semua yang ngurus pihak desa". Ucao sumber yang tak mau disebutkan namanya.* 


    Mirisnya lahan lahan tersebut terjual tetapi sampai berita ini diterbitkan masyarakat desa landau mawang belum mengetahui secara pasti jumlah hasil penjualan tanah tersebut tetapi tanah tanah tersebut sudah dikerjakan oleh para pembeli yaitu kerja tambang liar jelas para sumber yang nama nya minta dirahasiakan. 


     *Sumber juga mengatakan aktivitas pekerjaan tambang pun didukung dengan 3 unit alat berat yang merk, cobelco, hitaci dan ket, menurut keterangan sumber alat alat ini milik pengusaha asal ketapang berinisial (NVI).* 


    hadirnya pengusaha ini ke desa tersebut bagaimana prosedurnya kami juga tidak mengetahui secara persis apakah melalui kepala desa atau masuk secara diam diam, cuma dugaan kami kuat bahwa kades mendapatkan  fie dari kegiatan tersebut. 


     *Alat berat tersebut mengeruk untuk kegiatan tambang dengan tarif Rp 1.700.000 perjam biasa satu mesin dompeng rata rata mereka gunakan alat paling sedikit 20 jam.* 


    Menurut sumber bahwa alat berat tersebut pun masuk pengusaha asal ketapang ini telah melakukan setoran kepada pihak penegak hukum kalau tidak salah dengar 50 jt per unit nya agar bisa bekerja dilokasi tersebut ungkap sumber. 


    Dan yang lebih tragis lagi disamping pengamanan dari penegak hukum para sumber juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut di beckup juga oleh salah satu pimpinan kalbar media online yang berinisial (RJ) sehingga pekerjaan ilegal tersebut tersusun rapi. 


    Kami berharap agar aparat penegak hukum segera memproses orang orang tersebut agar hukum tidak dinilai tebang pilih dan keadilan dipandang masih ada,aparat penegak hukum yang baik dan jujur pun masih ada, tetapi jika tidak di gubris jangan sampai kami beranggapan semua aparat itu sama. harap para sumber yang minta nama nya dirahasiakan.


    DEDE BLACK

    Komentar

    Tampilkan