Menindaklanjuti viralnya postingan tersebut, pada Minggu (17/05/2026), Polsek Karanganyar langsung mendatangi lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan awal.
Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui korban dalam peristiwa tersebut adalah pengurus makam dan masjid Desa Kayugeritan. Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa pertama kali diketahui pada Minggu sekitar pukul 10.00 wib saat pengurus makam hendak membuka kotak amal. Namun, mereka mendapati gembok kotak amal sudah dalam kondisi hilang dan isi kotak telah kosong.
“Ketika akan membuka kotak amal, pengurus mendapati kunci gembok sudah tidak ada dan setelah dicek ternyata isi kotak amal telah kosong,” ungkap salah satu saksi kepada petugas.
Setelah menerima laporan tersebut, pengurus makam kemudian mengecek rekaman CCTV di area makam. Dari hasil pemeriksaan rekaman, terlihat seorang pria tak dikenal diduga membuka paksa kotak amal dan mengambil isinya. Aksi tersebut diketahui terjadi pada 4 April 2026.
Kapolsek Karanganyar Iptu Slamet Riyadi membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah penyelidikan terkait kasus tersebut.
“Kami telah mendatangi TKP, melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, serta mengumpulkan rekaman CCTV sebagai bahan penyelidikan. Saat ini kasus masih dalam proses lidik untuk mengidentifikasi pelaku,” ujarnya.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak terpancing isu liar di media sosial dan apabila memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus ini agar segera disampaikan kepada pihak kepolisian,” tambah Kapolsek.
Diketahui, jumlah kerugian dalam kasus tersebut hingga kini belum dapat dipastikan karena pengurus makam tidak mengetahui nominal uang yang berada di dalam kotak amal saat kejadian.
Kasus ini mulai menjadi perhatian publik setelah diunggah di media sosial pada 15 Mei 2026 dan kemudian viral di tengah masyarakat. Hingga kini, Polsek Karanganyar masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap identitas pelaku pencurian tersebut.
(Riki)






.jpg)



