Lokasi jalan yang ambruk tepat berada di depan Masjid Darussalam. Padahal jalan tersebut merupakan akses utama yang dilintasi warga setiap hari untuk beraktivitas, beribadah, dan membawa anak sekolah.
“Jalan ini sudah ambruk sekitar setahun. Setiap hari kami lewat sini, apalagi yang mau ke masjid dan anak-anak sekolah. Kalau hujan licin dan bahaya, tapi belum ada perbaikan dari pemerintah,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya, Senin (18/5/2026).
Warga mengaku sudah menyampaikan keluhan, namun pihak terkait belum memberikan konfirmasi atau tindakan lanjutan. Kondisi jalan yang rusak dinilai menghambat mobilitas dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong segera turun tangan melakukan survei dan perbaikan, mengingat jalan ini termasuk jalur vital bagi warga Kelurahan Talang Rimbo Baru.
“Kami minta dinas terkait segera tangani. Jangan sampai ada korban dulu baru diperbaiki,” tambah warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas PUPR Kabupaten Rejang Lebong terkait rencana penanganan jalan ambruk di Jalan Ahmad Marzuki.
(Midi)







.jpg)



