CILEGON – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cilegon berkolaborasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cilegon dalam mendukung dan mengapresiasi kegiatan Pengukuhan Pengurus Mualaf Center Indonesia (MCI) MUI Kota Cilegon yang dirangkaikan dengan pembinaan mualaf. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor MUI Kota Cilegon, Sabtu (27/6/2026).
Acara dihadiri Ketua Baznas Kota Cilegon beserta jajaran wakil ketua, Sekretaris MUI Kota Cilegon Drs. Sutisna Abas, Ketua I MUI Kota Cilegon H. Badri Hasun, M.Pd., serta para undangan lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua I MUI Kota Cilegon, H. Badri Hasun, M.Pd., secara resmi mengukuhkan jajaran pengurus Mualaf Center Indonesia (MCI) Kota Cilegon periode 2024–2029.
Susunan kepengurusan MCI Kota Cilegon terdiri atas Penasehat Ketua Umum MUI Kota Cilegon dan Ketua Baznas Kota Cilegon, Penanggung Jawab Drs. Sutisna Abas, M.H., Ketua H. Arie Poernomo, Wakil Ketua H. Bambang Widiyatmoko, S.K.M., M.E., Sekretaris H. Ahmad Syukri, S.Ag., M.Pd., Sekretaris II Habibi Abfat, S.Pd.I., M.E., Bendahara H. Joharman, A.Md.Ak., Bendahara II H. Farobi Qosyid Syam'un, S.Kom., serta Tim Pembimbing yang terdiri dari Drs. H. Badri Hasun, M.M., Drs. H. Syarif Hidayatullah, Drs. H. Hikmatullah Jamud, M.Si., H. Ardawi, Lc., dan Dr. H. Isomudin, S.H., M.Pd.
Ketua Baznas Kota Cilegon, H. Fajri Ali, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus MCI yang baru dikukuhkan. Menurutnya, mualaf merupakan salah satu golongan (asnaf) yang berhak menerima manfaat zakat sehingga pembinaan dan pemberdayaannya perlu mendapat perhatian yang lebih optimal.
"Kami dari Baznas Kota Cilegon sangat mengapresiasi terbentuknya MCI. Selama ini penyaluran zakat lebih banyak kepada fakir dan miskin, sedangkan asnaf mualaf belum banyak tersentuh. Dengan adanya MCI, insyaallah kami siap mendukung berbagai program pembinaan dan pemberdayaan mualaf," ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan Baznas tidak hanya berupa bantuan ekonomi, tetapi juga pendampingan akidah, pembinaan psikologis, hingga pemberdayaan usaha bagi para mualaf. Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan sangat penting agar para mualaf semakin mantap dalam menjalankan ajaran Islam.
"Kami berharap para mualaf mendapatkan pendampingan yang utuh, baik dari sisi keimanan, sosial maupun ekonomi, sehingga mereka semakin mantap dalam menjalankan ajaran Islam," tambahnya.
Sementara itu, Ketua MCI Kota Cilegon, H. Arie Poernomo, menyampaikan bahwa amanah yang diterimanya merupakan tanggung jawab besar. Ia menegaskan bahwa membina mualaf tidak cukup hanya sebatas mengantarkan seseorang memeluk Islam, tetapi juga harus disertai pembinaan yang berkesinambungan.
"Ini adalah amanah yang sangat besar. Membina mualaf bukan pekerjaan yang mudah. Karena itu saya memohon dukungan dari para pembimbing, penanggung jawab, dan seluruh pengurus agar bersama-sama membina saudara-saudara kita, memberikan pemahaman mana yang halal dan mana yang haram. Saya tidak bisa berjalan sendiri," ungkapnya.
Ia menjelaskan, program pertama yang akan dilaksanakan adalah melakukan kunjungan silaturahmi ke rumah-rumah para mualaf yang dikemas dalam bentuk pengajian dan pembinaan. Langkah tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan sekaligus mengajak seluruh mualaf di Kota Cilegon untuk mengikuti pembinaan secara rutin.
"Semoga Allah SWT meridai setiap langkah yang kami lakukan dan memberikan kemudahan dalam menjalankan amanah ini," tuturnya.
Melalui pengukuhan kepengurusan Mualaf Center Indonesia (MCI) Kota Cilegon ini, diharapkan pembinaan terhadap para mualaf dapat berjalan lebih terarah, berkelanjutan, serta mampu memperkuat aspek keagamaan, sosial, dan ekonomi, sehingga para mualaf dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berdaya, dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.






.jpg)



