-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Dana Pinjaman Nasabah Diduga Digelapkan, Puluhan Warga Geruduk Bank Mandiri Pamenang

    Metronewstv.co.id
    Monday, June 29, 2026, 19:43 WIB Last Updated 2026-06-29T12:51:57Z

    MERANGIN – Puluhan nasabah asal wilayah Pamenang, Kabupaten Merangin, mendatangi Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Mandiri Pamenang pada Senin (29/6/2026). Kedatangan mereka dipicu kekecewaan mendalam setelah mengetahui dana pinjaman yang mereka ajukan, bernilai ratusan juta hingga miliaran rupiah, ternyata telah dicairkan tanpa pernah mereka terima.

    Berdasarkan pantauan di lapangan dan keterangan sejumlah korban, masing-masing nasabah mengajukan pinjaman dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp150 juta, Rp300 juta, hingga Rp500 juta. Total kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah, dengan jumlah korban sementara lebih dari 10 orang.


    Salah satu korban berinisial M mengungkapkan dirinya tidak menaruh curiga karena sebelumnya telah tiga kali melakukan pinjaman di tempat yang sama.


    “Saya sudah tiga kali pinjam di sini, jadi sangat percaya. Kami hanya diminta datang, mengisi data, dan menandatangani berkas. Setelah itu disuruh menunggu dengan alasan proses notaris atau belum masuk sistem. Setiap ditanya, jawabannya selalu diminta sabar,” ujar M dengan nada kecewa.


    Kecurigaan mulai muncul saat para nasabah kembali ke kantor dan meminta kejelasan kepada pihak manajemen. Setelah dilakukan pengecekan melalui sistem, terungkap bahwa seluruh dana pinjaman tersebut telah dicairkan bahkan sudah ditarik, meskipun para peminjam tidak pernah menerima uangnya.


    “Baru kami tahu uangnya sudah lama cair. Tapi kami tidak menerima apa-apa. Jaminan sudah kami serahkan, tapi dana tidak pernah kami pegang. Korbannya bukan hanya saya, sudah belasan orang. Kami minta kejelasan, dan jika tidak ada solusi, kami akan tempuh jalur hukum,” tegasnya.


    Hingga berita ini diturunkan, pimpinan KCP Bank Mandiri Pamenang belum memberikan keterangan resmi. Meski awak media telah menunggu selama beberapa jam, pihak manajemen belum bersedia menemui maupun memberikan klarifikasi terkait dugaan tersebut.


    Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan telah menerima laporan dari para korban. Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Pamenang, Ipda Alfon, menyatakan bahwa kasus ini tengah dalam penanganan awal.


    “Laporan sudah kami terima. Untuk detail lebih lanjut, silakan konfirmasi ke Kapolsek,” ujarnya singkat.


    Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa seorang oknum pegawai berinisial Andika, yang diduga menjadi aktor utama dalam kasus ini, telah diamankan oleh jajaran Polres Merangin. Hal tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Merangin, AKP Eka Putra Yuliesman Koto, S.H., M.H., yang menyebutkan bahwa penanganan kasus ini dilakukan dengan koordinasi bersama Polsek Pamenang.


    Kasus ini pun menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, mengingat proses pencairan dana dalam jumlah besar umumnya melalui tahapan verifikasi dan persetujuan berlapis. Para korban kini menunggu tanggapan resmi dari pihak Bank Mandiri pusat, sementara aparat penegak hukum terus mendalami kasus guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.


    (R. Munthe)

    Komentar

    Tampilkan