Wabup Lom Lom yang menyakini pecahnya jendela kacah kamar tempat tidurnya itu diduga terkena tembakan, Zakky Shahri meminta pihak Polresta Deliserdang dapat mengungkap persoalan ini hingga terang.
"DPC Partai Gerindra Deliserdang menyampaikan dukungan moril kepada Wakil Bupati Deliserdang yang juga Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sumut Abangda Lom Lom Suwondo. Kami percaya proses hukum dan mendorong Kepolisian mengusut tuntas kasus pecahnya jendela kamarnya ditembak atau disebabkan hal yang lain," kata Ketua DPC Partai Gerindra Deliserdang Zakky Shahri, Selasa (16/6) di kediamannya.
Menurut Zakky Shahri, negara harus hadir menjamin rasa aman, terlebih bagi pejabat negara yang menjalankan tugas publik.
"Kami menegaskan bahwa negara melalui aparat keamanan wajib hadir dan menjamin keselamatan setiap warga, khususnya pejabat negara yang sedang mengemban amanah rakyat. Keamanan adalah syarat utama demokrasi berjalan," ungkapnya.
Sementara itu Rumdis Wabup Lom Lom Suwondo yang berada di komplek perkantoran Pemkab Deliserdang diduga ditembak Orang Tidak Dikenal (OTK), Minggu, (14/6).
Dugaan penembakan itu adanya pecahan kaca jendela kamar pribadi Wabup Lom Lom.
"Praduga adalah ditembak dari luar," kata Wabup Lom Lom, kepada wartawan, saat mendampingi pihak Satreskrim Polresta Deliserdang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Senin (15/6) malam.
Lom Lom menyakini, bahwa dugaan peluru nyasar sangat tidak mungkin dikarenakan posisi rumah dinas itu dikelilingi tembok yang tingginya 2,5 meter. "Kalau menurut saya kalau ini adalah peluru nyasar tidak mungkin karena, tembok melingkari rumah dinas cukup tinggi kurang lebih dua meter setengah. Kemungkinan besar ada motifnya intimidasi, mengganggu pejabat negara," tegasnya.
Lom Lom pun berharap kepada pihak Polresta Deliserdang untuk dapat mengungkap kejadian ini.
"Harapannya saya ini perlu kita dalami dan kita cari agar perlakuan intimidasi ini jangan berlarut-larut," harapnya.
Sementara itu Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Hendria Lesmana, Kasat Reskrim AKP Marvel Stefanus Arantes Ansanay dan Kanit Pidum Satreskrim Polresta Deliserdang Iptu Binnes Saragih belum memberikan jawaban, saat dihubungi lewat telepon seluler berapa orang yang sudah dimintai keterangannya berkaitan dengan kaca jendela kamar Wabup Lom Lom Suwondo tersebut.
(HTN)






.jpg)



