Saat ditemui awak media di kediaman nya,Yeni (istri korban)mengutarakan kesedihan nya dengan mengatakan,Suaminya sebagai tulang punggung keluarga mencari rejeki untuk memberi nafkah kepada anak istrinya,namun dari peristiwa penembakan suaminya sekitar dua Minggu yang lalu,suami nya sampai saat ini Masi terbaring lemah,belum bisa untuk bekerja mencari nafkah.kesedihan nya juga diungkapkan nya kepada awak media dengan mengatakan,Saya meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) Polresta Deli Serdang agar segera menangkap Pelaku Penembakan suaminya dan segera diproses hukum sesuai hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia,sebab ini bisa juga membahayakan masyarakat Tanjung Morawa dan sekitarnya ucapnya sedih.
Sekertaris PC GM FKPPI Deli Serdang Joni Reza Panjaitan Saat di konfirmasi beberapa Awak media mengatakan,Kasus ini tidak bisa di biarkan dan di anggap sepele,ini Kasus Pidana Penganiayan Berat (Anirat),korban sampai menjalani operasi dua kali untuk mengangkat Proyektil peluru yang diduga bersarang di Paru Paru Korban tegas Sekertaris PC GM FKPPI Deli Serdang.
Lanjutnya.Keluarga Besar GM FKPPI meminta kepada Bapak Kapolresta Deli Serdang agar segera menangkap Pelaku Penembakan warga di jalan industri Desa Tanjung Morawa Kecamatan Tanjung Morawa berinisial Tengku Dedek yang sampai hari ini Masi terbaring di rumah,
Sekertaris beserta keluarga besar PC GM FKPPI Deli Serdang juga mengatakan,tidak ada yang kebal hukum di negara ini,kalau memang bersalah tangkap dan Proses hukum sesuai hukum yang berlaku di negara kita Indonesia.
Pantauan awak media serta Berdasarkan keterangan dan informasi yang di dapat dilapangan dari masyarakat,peristiwa bermula adanya sekitar 40 Orang masa yang diduga di Ketuai oleh HSN CS mendatangi gudang Alfamart,tidak berselang lama terdengar beberapa letusan tembakan membabi buta,salah satu tembakan mengarah ke Korban Tengku Dedek yang tengah makan,yang bekerja sehari hari bongkar muat digudang Alfamart,korban langsung dilarikan teman kerjanya ke Klinik terdekat,namun klinik tersebut tidak sanggup,dan akhirnya korban di larikan ke RS Gren Medrista lubuk pakam untuk mendapatkan perawatan medis.
Disisi Lain.Berdasarkan keterangan masyarakat,Peristiwa penembakan jsebelum nya juga terjadi di Jalan sungai Belumai,kali ini korban penembakan anak di bawah umur (16 Tahun),Sampai hari korban Masi terbaring di Rumah Sakit tidak sadarkan diri,diduga pelaku penembakan juga gerombolan HSN CS,salah satu pelaku sudah di tangkap Tim Satreskrim Polresta Deli Serdang,dan Saat ini pelaku Masi menjalani pemeriksaan.
Dari dua peristiwa penembakan,seharusnya Aparat Penegak Hukum dari Polresta Deli Serdang Sudah bisa mengambil tindakan tegas pelaku yang diduga gerombolan HSN CS, peristiwa ini bisa menjadikan sinyal bahaya untuk masyarakat dan Aparat Kepolisian,tidak menutup kemungkinan akan ada jatuh korban lagi,dan ini tidak bisa dibiarkan,sehebat apapun mereka,tidak ada yang kebal hukum di negara ini,Kepolisian Polresta Deli Serdang harus segera mengambil tindakan.
(TIM)







.jpg)



