Informasi di peroleh awak media dari salah seorang wali murid yang enggan namanya di disebut mendapat laporan karena tingginya biaya baju anaknya tahun Ajaran 2025/2026 yang lalu,ia menuturkan ke media ini kemarin. Tahun lalu anak-anak kami membayar uang baju 6 pasang hampir 2 jt imbuhnya.
Perhitungan kami sebenarnya tidak sampai sebegitu banyak.karena kalau di hitung dalam satu pasang kira - kira 350 ribu cukup berat bagi kami yang penghasilannya pas pasan menurut beliau berkeluh kesah ke media ini kemarin,di Dumai.
Sesui harapan pak plt Gubernur Riau Sf Hariyanto Biaya anak sekolah tahun ajaran baru 2026/2027 kedepan ini jangan terulang kembali kalau jika tidak ingin berurusan dengan pihak yang berwajib katanya dalam pidatonya kemarin saat pelantikan beberapa kepala sekolah SMA/SMK di Pekanbaru.
Karena di dumai sudah ada indikasi Sekolah SMA yang melakukan pelanggaran tersebut namun menunggu pihak inspektorat propinsi Riau ke dumai.menurut informasi yang di himpun beberapa media di kota dumai sudah di berikan warning, baik melaui pidato pak plt Gubernur begitu juga melalui media media di propinsi Riau.
Harapan seluruh orang tua yang ingin anaknya mendaftarkan di SMA negeri 5 Dumai yang khusus masuk zona kecamatan medang kampai dan Kecamatan Dumai Timur,jangan seperti tahun kemarin tingginya biaya perlengkapan baju sekolah anak - anak dan di tambah nantinya biaya-biaya buka.
Masyarakat saat ini juga sangat sudah paham mengenai bantuan sekolah negeri di propinsi Riau, begitu juga bantuan dana Bos yang di gelontorkan oleh pemerintah pusat setiap tahunnya,saat ini bukan saja APH yang mengawasi dana dana tersebut tetapi termasuk juga masyarakat, media dan LSM sebagai kontrol sosial.
Mudah2an kepala sekolah yang di maksud jangan melakukan pelanggaran seperti tahun - tahun kemarin.red
(TIM)






.jpg)



