• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Kantor Desa Tuwuna Dipalang, Penghibah Protes Pemangkasan Honor Kebersihan

    Metronewstv.co.id
    Thursday, July 23, 2026, 14:12 WIB Last Updated 2026-07-23T07:12:25Z

    NIAS BARAT - Kantor Administrasi Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat dipalang oleh masyarakat penghibah pada Kamis (23/7/2026) pagi. Aksi tersebut dipicu kekecewaan warga atas kebijakan Pemerintah Desa yang memangkas honor petugas kebersihan secara drastis, dari Rp500.000 menjadi Rp200.000 per bulan.


    Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, masyarakat menilai kebijakan tersebut tidak memiliki dasar yang jelas dan bertolak belakang dengan kebijakan yang telah berjalan selama kurang lebih satu dekade. Mereka menyebut sejak kantor desa berdiri sekitar 10 tahun lalu, honor petugas kebersihan selalu sebesar Rp500.000 per bulan dan tidak pernah mengalami pengurangan.


    "Selama hampir 10 tahun honor kebersihan tidak pernah berkurang. Selalu Rp500 ribu per bulan. Tahun ini tiba-tiba dipotong menjadi Rp200 ribu. Kami menilai itu tidak masuk akal," ujar salah seorang masyarakat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.


    Tidak hanya honor kebersihan, masyarakat juga mempersoalkan pemotongan honor petugas jaga malam. Honor yang sebelumnya sebesar Rp500.000 per bulan kini disebut hanya dibayarkan Rp250.000 per bulan. Menurut warga, kebijakan tersebut menimbulkan keresahan karena dinilai tidak sebanding dengan tanggung jawab dan beban pekerjaan yang dijalankan.


    Masyarakat penghibah mendesak Pemerintah Desa Tuwuna segera mengembalikan honor petugas kebersihan menjadi Rp500.000 per bulan sebagaimana yang telah berlaku selama ini. Mereka berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui dialog sehingga pelayanan pemerintahan desa dapat kembali berjalan normal.


    Sementara itu, awak media telah berupaya mengonfirmasi Penjabat (Pj.) Kepala Desa Tuwuna melalui pesan WhatsApp terkait aksi pemalangan kantor desa, alasan pemangkasan honor, serta langkah yang akan ditempuh pemerintah desa untuk menyelesaikan persoalan tersebut.


    Namun hingga berita ini diterbitkan, Pj. Kepala Desa Tuwuna belum memberikan tanggapan. Demi menjaga prinsip keberimbangan pemberitaan, redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Pemerintah Desa Tuwuna untuk memberikan penjelasan atas peristiwa tersebut. 


    (UT)

    Komentar

    Tampilkan