
Menyikapi kondisi tersebut terpantau oleh awak media. Feri Isrop SH kandidat calon direktur terkuat turun langsung meninjau lokasi guna melihat secara nyata permasalahan yang terjadi. Kehadirannya menjadi bentuk kepedulian dan empati sekaligus bukti nyata bahwa persoalan air bersih bukan lagi keluhan warga biasa semata, melainkan telah merambah ke pusat pemerintahan. (29/6/2026)
Kondisi ini sekaligus menampar wajah pengelola layanan publik kota tersebut, sekaligus membuktikan keluhan yang selama ini disampaikan masyarakat terhadap kinerja PDAM Tirta Bukit Sulap bukan tanpa alasan. Bukan rahasia lagi bahwa perusahaan daerah ini memang telah lama dirundung masalah klasik yang tak kunjung tuntas. Mulai dari aliran air yang mampet berbulan-bulan di sejumlah kawasan, mesin pompa yang sering mengalami kerusakan, hingga perselisihan terkait pengelolaan sumber air baku.
Krisis air yang kini melanda gedung DPRD semakin menguatkan desakan publik agar segera dilakukan evaluasi total sekaligus perombakan menyeluruh terhadap manajemen PDAM.
Masyarakat dan pemangku kepentingan menilai diperlukan langkah tegas dan terstruktur agar pelayanan air bersih yang menjadi kebutuhan pokok ini dapat kembali berjalan normal, adil, dan benar-benar melayani seluruh warga Kota Lubuk Linggau tanpa terkecuali.
( Guntur )





.jpg)



