Kegiatan kerja bakti yang dihadiri warga setempat ini menjadi momen strategis bagi Sudirman untuk menyampaikan rencana pembangunan dan pelayanan yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat serta penguatan nilai keagamaan dan kemasyarakatan.
Dalam pemaparannya, Sudirman menegaskan bahwa salah satu program prioritas yang akan digalakkan adalah mewajibkan dan memfasilitasi pelaksanaan Sholat berjamaah setiap hari kerja di setiap Korong dan Nagari. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat tali persaudaraan, memperkokoh nilai-nilai agama, serta membangun karakter masyarakat yang religius dan bersatu.
Selain aspek keagamaan, Sudirman juga menyoroti kebutuhan mendesak di bidang pembangunan infrastruktur. Ia menyampaikan tekadnya agar di Nagari Balai Baiak Malai III Koto memiliki alat berat berupa ekskavator mini. Menurutnya, ketersediaan alat berat tersebut sangat penting untuk mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan seperti kerja bakti, perbaikan jalan, pembersihan saluran air, dan persawahan serta penanganan masalah lingkungan, saat banjir sehingga pembangunan dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan merata di seluruh pelosok dalam kenagarian Balai Baiak Malai III Koto.
“Jalan penghubung antar korong adalah urat nadi perekonomian dan mobilitas warga. Melalui kerja bakti ini, kita tunjukkan semangat gotong royong, dan ke depannya dengan dukungan alat berat yang memadai serta penguatan nilai agama, saya yakin Balai Baiak Malai III Koto akan semakin maju, tertata, dan sejahtera,” ujar Sudirman di tengah kegiatan.
Warga yang hadir menyambut baik visi dan program yang disampaikan, berharap rencana-rencana tersebut dapat segera direalisasikan demi kemudahan akses, kenyamanan hidup, dan kemajuan bersama di wilayah ini. Kegiatan kerja bakti itu sendiri berlangsung dengan semangat kebersamaan, di mana warga bahu-membahu membersihkan dan meratakan jalan agar dapat dilalui dengan lebih baik.
(Jamal)






.jpg)



