Berdasarkan pantauan di lokasi, tanah di sisi depan dan samping rumah telah tergerus dalam hingga membentuk jurang curam, yang memisahkan bangunan dari akses jalan dan pekarangan. Di bawah teras rumah, terlihat seorang penghuni yang tetap berada di sana meski kondisi tanah semakin rapuh, terutama saat hujan lebat turun.
Banjir bandang yang melanda wilayah tersebut membawa aliran tanah dan bebatuan, menghapus lapisan tanah penyangga rumah. Risiko longsor semakin meningkat setiap kali curah hujan tinggi turun, mengancam keselamatan nyawa penghuni dan kerusakan harta benda yang tidak dapat diganti.
Hingga saat ini, warga setempat berharap pihak Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), segera turun tangan. Diperlukan penanganan darurat penahan tanah dan solusi tempat tinggal sementara agar warga terhindar dari bahaya yang mengancam setiap hari.
Warga juga berharap ada perhatian lebih untuk perbaikan saluran air di wilayah tersebut, guna mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.
(Jamal)






.jpg)



