• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Bupati Kaur Serahkan Reward Rp31 Juta untuk Qori dan Qoriah Berprestasi di MTQ Provinsi Bengkulu

    Metronewstv.co.id
    Thursday, July 16, 2026, 13:50 WIB Last Updated 2026-07-16T06:50:44Z

    BINTUHAN, KAUR – Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.AP., menyerahkan reward dengan total Rp31 juta kepada sembilan qori dan qoriah Kabupaten Kaur yang berhasil menorehkan prestasi pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Bengkulu ke-XXXVII Tahun 2026.


    Ajang MTQ tersebut digelar di Kabupaten Seluma pada 11–18 Mei 2026. Penyerahan penghargaan berlangsung di ruang kerja Bupati Kaur, Rabu (15/7/2026), disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur Dr. Nasrur Rahman, S.Hut., M.Si., para asisten, staf ahli bupati, Ketua LPTQ Kabupaten Kaur, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Kaur.


    Bupati Gusril menegaskan bahwa pemberian reward merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam mengapresiasi putra-putri terbaik yang telah mengharumkan nama Kabupaten Kaur di tingkat provinsi.


    “Reward ini adalah bentuk penghargaan atas perjuangan dan kerja keras para qori dan qoriah. Ini juga merupakan realisasi janji kami saat melepas kafilah sebelum berangkat ke MTQ di Seluma,” ujar Gusril.


    Ia mengakui bahwa nilai reward yang diberikan belum sepenuhnya sebanding dengan capaian prestasi para peserta. Namun, menurutnya, hal tersebut menjadi bukti kehadiran dan kepedulian pemerintah daerah terhadap insan berprestasi di bidang keagamaan.


    “Jangan dilihat dari besar kecilnya nilai, tetapi dari bentuk perhatian dan keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan penghargaan,” tambahnya.


    Gusril juga menyinggung bahwa pada masa kepemimpinan sebelumnya, Pemkab Kaur pernah memberikan hadiah ibadah haji kepada qori dan qoriah terbaik tingkat provinsi. Ia menilai keberhasilan salah satu penerima penghargaan tersebut yang kembali berprestasi tahun ini menunjukkan bahwa pembinaan berjalan baik.


    “Kami akan terus mendukung kegiatan positif, khususnya di bidang keagamaan, meski dengan berbagai keterbatasan,” tegasnya.


    Bupati berharap reward tersebut dapat menjadi motivasi bagi para qori dan qoriah untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi lebih tinggi, bahkan hingga tingkat nasional.


    Ia juga berpesan agar para peserta tidak cepat berpuas diri serta mampu menularkan ilmu kepada generasi Qurani berikutnya.


    “Teruslah belajar dan berlatih. Tularkan ilmu yang dimiliki agar lahir lebih banyak generasi Qurani yang mampu mengharumkan nama daerah,” pesannya.


    Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Kaur, Renra Agung, S.STP., M.PSSp., menjelaskan bahwa reward diberikan kepada sembilan peserta yang meraih prestasi pada tujuh cabang lomba dengan total nilai Rp31 juta.


    Adapun penerima reward antara lain Lailatul Hasanah dan Ismi Nurhasanah masing-masing sebagai Juara I cabang Qira’at Al-Qur’an Murottal (remaja dan dewasa putri) menerima Rp5 juta. Miftahul Ashri, S.Sos., dan Rasmiana sebagai Juara II menerima Rp4 juta, serta Pirman Syah juga menerima Rp4 juta.


    Tiga anggota Grup Syarhil Al-Qur’an Putra, yakni Khairu Syak’ban, Ahmad Shodiqul Amin, dan Kelvin Ramadani, masing-masing menerima Rp2 juta sebagai Juara II. Sementara Siti Misita sebagai Juara III menerima Rp3 juta.


    Renra mengingatkan para penerima reward untuk terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat berpuas diri.


    “Prestasi ini harus menjadi pijakan untuk meraih capaian yang lebih tinggi di masa mendatang,” ujarnya.


    Ketua LPTQ Kabupaten Kaur, H. Taslim, turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kaur atas perhatian dan komitmennya terhadap pembinaan qori dan qoriah.


    Ia mengakui pada MTQ tahun ini belum ada peserta asal Kabupaten Kaur yang lolos ke tingkat nasional. Namun, pihaknya optimistis hal tersebut dapat dicapai melalui pembinaan yang lebih intensif dan berkelanjutan.


    “Kami akan memperkuat pembinaan hingga ke tingkat kecamatan dan desa untuk menjaring potensi generasi Qurani sejak dini,” jelasnya.


    Melalui pemberian reward tersebut, diharapkan semangat berprestasi para qori dan qoriah semakin meningkat, sekaligus melahirkan generasi Qurani yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. **

    Komentar

    Tampilkan