• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Bupati OKU Selatan Pimpin Apel Siaga Karhutla 2026, Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana

    Thursday, July 16, 2026, 13:26 WIB Last Updated 2026-07-16T06:33:52Z

    OKUSELATAN – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Abusama, S.H., memimpin Apel Gladi Kesiapsiagaan Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten OKU Selatan Tahun 2026 di Lapangan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, Kamis (16/07/2026).


    Apel ini digelar sebagai bentuk kesiapan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan bersama TNI, Polri, BPBD, instansi vertikal, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan maupun bencana hidrometeorologi yang diperkirakan meningkat pada tahun 2026.


    Kepala Pelaksana BPBD OKU Selatan, Indra Gunawan, S.E., menjelaskan bahwa berdasarkan informasi BMKG, wilayah OKU Selatan memiliki potensi menghadapi bencana asap akibat Karhutla serta bencana hidrometeorologi lainnya. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi lintas sektor agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

    Menurutnya, apel gladi ini bertujuan menguji kesiapan personel dan sarana prasarana penanggulangan bencana sehingga proses penyelamatan, evakuasi, dan penanganan darurat dapat berjalan maksimal serta mampu meminimalisir korban jiwa maupun kerugian.


    Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 235/KPTS/BPBD-SS/2026 tentang Penetapan Status Keadaan Siaga Darurat Bencana Asap Akibat Karhutla serta Surat Keputusan Bupati OKU Selatan Nomor 720/KPTS/BPBD/OKUS/2026 tanggal 10 Juli 2026 tentang Penetapan Status Keadaan Siaga Darurat Bencana Asap Akibat Karhutla di Kabupaten OKU Selatan.


    Dalam amanatnya, Bupati Abusama mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam apel kesiapsiagaan tersebut. Ia menegaskan bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat.


    Bupati menginstruksikan seluruh perangkat daerah, camat, lurah, dan kepala desa untuk meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pemetaan wilayah rawan bencana, menyusun rencana kontinjensi, memperkuat koordinasi, mengoptimalkan anggaran belanja tidak terduga, serta memastikan seluruh upaya mitigasi berjalan secara efektif.


    Selain itu, ia meminta agar patroli terpadu terus dilakukan, sosialisasi kepada masyarakat ditingkatkan, kesiapan personel dan peralatan selalu dijaga, serta pemanfaatan Dana Desa dioptimalkan untuk mendukung penanganan bencana di tingkat desa.


    "Kesiapsiagaan tidak boleh berhenti pada tahap perencanaan, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata, pengawasan berkelanjutan, dan evaluasi secara berkala. Dengan komitmen dan koordinasi seluruh pihak, dampak bencana dapat diminimalisir," tegas Bupati.


    Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan juga menerima bantuan peralatan penanganan Karhutla dari BPBD Provinsi Sumatera Selatan yang diserahkan oleh Sekretaris BPBD Provinsi Sumatera Selatan, Aksoni, S.E., M.M.


    Bantuan tersebut meliputi satu unit pompa induk, dua unit pompa jinjing, lima roll selang 1,5 inci, lima roll selang 2,5 inci, dua nozzle 1,5 inci, dan satu nozzle 2,5 inci sebagai upaya memperkuat kapasitas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten OKU Selatan.


    Apel kesiapsiagaan ini diikuti sekitar 230 peserta, serta dihadiri Ketua DPRD Kabupaten OKU Selatan beserta Ketua Komisi IV, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, instansi vertikal, pimpinan BUMN/BUMD, perusahaan swasta, para camat, unsur TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, organisasi relawan kebencanaan, dan tamu undangan lainnya.


    (Awaludin)

    Komentar

    Tampilkan