Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana penyampaian aspirasi para PPPK Paruh Waktu terkait kepastian status kepegawaian, kesejahteraan, serta keberlanjutan pengabdian mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, para perwakilan menyampaikan harapan agar pemerintah terus memperjuangkan kepastian status kepegawaian sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat, sekaligus memperhatikan aspek kesejahteraan tenaga kesehatan, tenaga pendidik, dan tenaga teknis yang selama ini telah berkontribusi bagi pelayanan publik di Kabupaten OKU Selatan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Abusama menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian seluruh PPPK Paruh Waktu. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten OKU Selatan berkomitmen untuk terus mengawal dan memperjuangkan kebijakan yang berkaitan dengan PPPK Paruh Waktu sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Namun demikian, Bupati juga menjelaskan bahwa kemampuan anggaran daerah masih menjadi salah satu faktor yang harus dipertimbangkan dalam proses pengajuan pengangkatan pegawai. Karena itu, setiap langkah yang diambil harus tetap menyesuaikan kondisi keuangan daerah dan kebijakan pemerintah pusat.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Bupati memastikan Pemkab OKU Selatan akan terus mencari solusi terbaik demi memberikan kepastian bagi para PPPK Paruh Waktu, tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.
Melalui audiensi ini diharapkan komunikasi antara pemerintah daerah dan para PPPK Paruh Waktu semakin baik, sehingga setiap aspirasi, informasi, dan perkembangan kebijakan dapat disampaikan secara terbuka guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten OKU Selatan.
Audiensi tersebut turut dihadiri Asisten III Setda OKU Selatan, perwakilan BPKAD, BKPSDM, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta jajaran Perwakilan PPPK Paruh Waktu Tenaga Kesehatan, Tenaga Pendidik, dan Tenaga Teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan.
(Awaludin)







