Kepala Sekolah SMPN 2 IV Koto Aur Malintang, Zamdrawasih, SE, hadir bersama seluruh guru dan tenaga kependidikan, berdiri bersanding dengan para siswa dalam penghormatan yang tulus. Dalam amanatnya, Zamdrawasih mengajak seluruh peserta upacara merenungkan makna setiap helai bendera yang berkibar:
“Setiap hormat yang kalian berikan adalah bentuk terima kasih kita kepada para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan ini. Jadikanlah semangat pagi ini sebagai api semangat untuk belajar dengan tekun, berakhlak mulia, dan menjaga persatuan sebagai anugerah terindah yang kita miliki.”
Di bawah bendera yang berkibar gagah, para pendidik dan peserta didik bersatu dalam doa dan kesadaran: kebebasan yang dinikmati hari ini adalah buah perjuangan yang tak ternilai harganya. Kegiatan ini bukan hanya soal tertib dan aturan, melainkan jembatan hati yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan.
Melalui upacara ini, sekolah ingin menanamkan bahwa menjadi bagian dari bangsa Indonesia adalah sebuah kehormatan besar, yang harus dijaga dengan rasa syukur, tanggung jawab, dan kasih sayang mendalam terhadap sesama serta tanah kelahiran. Semangat yang terbangun pagi ini menjadi bekal berharga bagi setiap siswa untuk melangkah lebih jauh, tumbuh menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, Nusa, dan Bangsa.
(Jamal)






