Sekitar kurang lebih hampir dua bulan,Kasus ini blm ada titik terang,serta blm ada tanda tanda pelaku penembakan serta pimpinan nya ditangkap,sementara kondisi Korban dalam keadaan belum sehat dan serta Fit seratus persen,Mendatangi Polresta Deli Serdang,guna meminta keadilan atas penembakan dirinya,yang sampai saat ini satu Orang Oknum pelaku belum ada yang tertangkap.
Saat Korban bersama saksi dan beberapa awak media mendatangi unit Reskrim tepatnya di ruangan Piket 28/6/2026,ingin menemui dan mempertanyakan kepada Kanit Pidum,salah satu petugas piket mengatakan kalau Kanit Pidum belum ada dikantor,Korban " "Tengku Dedek" mencoba menghubungi Kanit Pidum Via Telfon Waatshap,saat berkomunikasi,Kanit Pidum mengatakan nanti penyidik akan menemui korban,tidak berselang lama Kanit Pidum tiba diruangan piket satreskrim dan mengajak korban serta salah satu saksi ke ruangan,dengan mengatakan akan meminta keterangan dari korban.
Berselang kurang lebih satu jam,Korban Penembakan Tengku Dedek keluar dari ruangan Penyidik dengan tidak membawa surat SP2HP dari penyidik.
Saat dikonfirmasi awak media Korban penembakan "Tengku Dedek" mengatakan,kehadiran dirinya Satreskrim Polresta Deli Serdang ingin mempertanyakan yang pertama, sudah sampai dimana Proses hukum pelaku penembakan dirinya،dan yang kedua,Istri korban dan saksi pada saat saya Masi terbaring di rumah sakit, sampai saat ini tidak ada menerima Surat Laporan (SP2HP) dari penyidik Satreskrim Polresta Deli Serdang
Kesal Korban.
Korban juga sangat kecewa kepada APH yang menangani kasus penembakan diri nya,sementara penembakan kepada diri saya ini sudah bisa dikatagorikan Percobaan pembunuhan,untuk itu saya meminta kepada Kasat Reskrim Polresta DS ,Kapolresta Deli Serdang serta bapak Kapolda Sumut agar segera menangkap dan memproses hukum pelaku penembakan diri saya selaku korban tegasnya.
Terpisah.! Sekertaris PC GM FKPPI Joni Reza Panjaitan saat ditemui awak media mengatakan,Tengku Dedek korban penembakan yang terjadi di Desa Tanjung Morawa B adalah salah satu anggota GM FKPPI Rayon Tanjung Morawa,Kasus penembakan Tengku Dedek yang sudah berjalan kurang lebih dua bulan,sampai saat ini belum ada kepastian hukum serta proses hukum yang jelas,sementara Laporan beserta keterangan saksi sudah diperiksa oleh penyidik Kesalnya.
Lanjut.Sekertaris PC GM FKPPI Deli Serdang juga sangat kecewa kepada APH.dugaan lambatnya penanganan kasus penembakan terhadap anggota saya.nama pelaku sudah jelas, bukti penembakan dan selongsong peluru sudah jelas,sekitar kurang lebih satu bulan,Korban terbaring di RS Medistra Lubuk Pakam,Bukti apalagi geram nya.
Sekertaris PC GM FKPPI Joni Reza mengaskan,apabila kasus penembakan anggota GM FKPPI Rayon Tanjung Morawa Tengku Dedek tidak ditindaklanjuti serta tidak ada kepastian hukum kami dari PC GM FKPPI Deli Serdang dan seluruh Rayon sekabupaten Deli Serdang,akan mengadakan Aksi Damai baik ke Polresta Deli Serdang dan Polda Sumut,kalau memang tidak jelas juga,kami akan buay aksi Damai ke Mabes Polri untuk mendapatkan keadilan dan kepastian hukum tutupnya
(TIM)







