Rembug warga itu dipandu langsung oleh Kapolsek Sragi AKP Turkhan, S.H. Hadir pula Danramil Sragi Kapten Inf. Riyanto, Kepala Desa Siwalan Pujiana, perwakilan PT Arunika Jaya Textile Bambang, serta 10 tokoh masyarakat yang mewakili warga Dukuh Krengseng.
Dalam forum tersebut, warga menyampaikan harapan agar PT Arunika Jaya Textile membangun saluran irigasi terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian di Desa Siwalan. Aspirasi tersebut dibahas secara terbuka dengan mengedepankan musyawarah untuk mencapai solusi yang dapat diterima seluruh pihak.
Hasil pertemuan menghasilkan kesepakatan bahwa pembangunan saluran irigasi akan mulai dikerjakan pada Sabtu (25/7/2026). Spesifikasi pembangunan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan usulan masyarakat agar saluran tersebut dapat berfungsi secara optimal bagi kepentingan pertanian warga.
Selain itu, hasil kesepakatan rembug warga akan dituangkan dalam berita acara yang dijadwalkan ditandatangani pada Senin (27/7/2026) di Balai Desa Siwalan. Penandatanganan akan dilakukan bersamaan dengan kegiatan sosialisasi publik sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Kapolsek Sragi AKP Turkhan, S.H mengatakan, pihaknya mengedepankan pendekatan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
"Polri hadir untuk menjembatani komunikasi antara masyarakat dengan pihak perusahaan agar setiap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah dan menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi semua pihak. Alhamdulillah, rembug hari ini berjalan dengan baik dan menghasilkan kesepakatan terkait pembangunan saluran irigasi yang menjadi kebutuhan warga," ujarnya.
Kapolsek berharap seluruh pihak dapat menjalankan komitmen yang telah disepakati sehingga tidak menimbulkan permasalahan baru di kemudian hari.
"Kami mengajak masyarakat maupun pihak perusahaan untuk bersama-sama menjaga komunikasi yang baik serta menghormati hasil kesepakatan yang telah dicapai. Dengan sinergi seperti ini, situasi kamtibmas akan tetap kondusif dan kegiatan pembangunan maupun aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar," tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif. Usai rembug selesai, seluruh peserta meninggalkan lokasi pabrik dengan tertib, mencerminkan komitmen bersama dalam menyelesaikan persoalan melalui jalur dialog dan kemitraan.
(Riki)






