• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Se,orang Pria Di Amuk Masa Diduga Ingin Mencuri Mobil Dan Menganiaya Se,orang Anak Ber,umur 11 Tahun

    Thursday, July 16, 2026, 20:39 WIB Last Updated 2026-07-16T13:39:16Z

    SAMPIT -  Seorang pria di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), babak belur setelah diamuk warga lantaran diduga mencuri sebuah mobil dan menganiaya seorang anak penyandang disabilitas di Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kamis (16/7/2026).


    Aksi pelaku sempat direkam warga dan videonya viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat pelaku yang telah diamankan dengan tangan dan kaki terikat, dipukuli dan diseret oleh massa yang geram atas perbuatannya.


    jika korban merupakan seorang anak perempuan berusia 11 tahun. Saat kejadian, korban sedang berada seorang diri di dalam mobil, saat ayahnya singgah ke toko sembako miliknya, usai menjemput korban pulang sekolah.


    Sukron menjelaskan, pelaku diduga memanfaatkan situasi saat ayah korban masuk ke dalam toko, dengan langsung masuk ke mobil dan membawanya.


    Si bapak ini habis jemput anaknya ke sekolah, terus mampir ke toko sembako. Saat masuk ke dalam toko, datang seseorang masuk ke mobil dan langsung membawanya,” ujarnya.


    Menyadari mobil dibawa orang tak dikenal, korban langsung berteriak meminta tolong. Namun, pelaku justru melakukan kekerasan terhadap korban.


    Menurut keterangan korban kepada keluarganya, pelaku memukul pipi kanan korban dan mendorong hingga pipi kirinya membentur pintu mobil, mengakibatkan luka lebam.


    Anaknya teriak-teriak, malah dipukul sama pelaku. Terus didorong sampai kena bagian pintu mobil. Kalau yang dari anak, dua kali dipukul. Satu dipukul di sini, kedua didorong sampai kena bagian kiri pintu,” jelas Sukron.


    Mendengar teriakan anaknya, ayah korban langsung keluar toko dan mengejar mobil tersebut. Saat korban berhasil membuka pintu mobil, sang ayah berusaha menghentikan pelaku hingga terjadi aksi tarik-menarik.


    Keributan itu akhirnya mengundang perhatian warga sekitar, yang kemudian berdatangan untuk membantu korban dan mengamankan pelaku.


    Sukron mengatakan, keponakannya merupakan penyandang disabilitas fisik yang mengalami keterbatasan berjalan, namun kondisi intelektualnya normal.


    “Iya betul (disabilitas). Ada kekurangan lah, enggak bisa jalan. Tapi dia cerdas,” ucapnya.


    Selain mengalami luka akibat dugaan penganiayaan, korban juga masih mengalami trauma. Hingga kini, korban disebut kerap menangis setiap kali mengingat peristiwa tersebut.


    Sementara itu, pelaku kinj telah diamankan di Polsek Ketapang, Polres Kotim, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Identitas lengkap serta motif pelaku masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian.


    Kabarnya sekarang pelaku sudah diamankan dan masih diperiksa. Untuk identitasnya nanti biar dikonfirmasi langsung ke pihak kepolisian,


    (JN)

    Komentar

    Tampilkan