Penyaluran bantuan dilakukan di dua titik pemukiman warga, yakni RT 04 RW 01 dan RT 04 RW 02 Dukuh Brondong. Dalam aksi kemanusiaan ini, Polres Pekalongan berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Pekalongan untuk memasok air bersih yang langsung ditampung ke tandon serta galon dan ember milik warga.
Kedatangan armada tangki air disambut hangat oleh warga setempat. Sejak pagi, warga telah mengantri dengan tertib membawa berbagai wadah penampung air. Air bersih ini nantinya dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan primer sehari-hari, seperti memasak dan konsumsi air minum.
Kegiatan bakti sosial ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Kompol M. Farid Amirullah, S.H., M.H., jajaran Pejabat Utama (PJU), Kapolsek Kesesi AKP Dulsalim, S.H., serta perwakilan pemerintah kecamatan, Desa Brondong, tokoh masyarakat, hingga mahasiswa KKN Undip.
Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, menyampaikan bahwa penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian nyata Polri untuk meringankan beban masyarakat yang kesulitan mendapat pasokan air akibat dampak kemarau.
"Hari ini kami dari Polres Pekalongan hadir di Desa Brondong untuk menyalurkan bantuan air bersih kepada saudara-saudara kita yang terdampak musim kemarau. Kami melihat air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi warga, terutama untuk konsumsi dan memasak. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan harian warga," ujar AKBP Rachmad di sela-sela kegiatan, Rabu.
AKBP Rachmad menegaskan bahwa jajarannya melalui Polsek setempat akan terus memantau perkembangan ketersediaan air di kawasan rawan kekeringan.
"Kami berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD agar pengisian tandon-tandon air di wilayah rawan tidak terlambat. Selama kondisi krisis air masih berlangsung, kegiatan sosial seperti ini akan terus kita upayakan secara berkelanjutan," tambahnya.
Kepala Desa Brondong, Sunoto, beserta warga penerima manfaat mengapresiasi langkah cepat Polres Pekalongan dan BPBD. Bantuan tersebut dinilai sangat melegakan di tengah menipisnya pasokan sumber air warga.
(Riki)









