• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    GMNI Sorong Selatan Kecam Penembakan Warga Sipil di Maybrat, Desak Pelaku Diusut Tuntas

    Saturday, August 15, 2026, 15:20 WIB Last Updated 2026-08-15T10:37:33Z

    SORONG SELATAN, Papua Barat Daya – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Sorong Selatan mengecam keras dan mengutuk aksi penembakan terhadap warga sipil yang terjadi di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada Sabtu (15/8/2026).

    Kecaman tersebut disampaikan Kabid Humas DPC GMNI Sorong Selatan sebagai bentuk keprihatinan atas tindakan kekerasan yang menimpa masyarakat sipil. GMNI menilai, kekerasan terhadap warga sipil merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan serta prinsip negara hukum.


    “Kami dari DPC GMNI Sorong Selatan mengecam dan mengutuk sekeras-kerasnya aksi penembakan terhadap warga sipil di Maybrat. Tindakan kekerasan terhadap warga sipil adalah tindakan biadab dan bertentangan dengan nilai kemanusiaan serta konstitusi,” ujarnya.


    DPC GMNI Sorong Selatan menegaskan bahwa negara memiliki kewajiban untuk hadir memberikan rasa aman serta melindungi seluruh warga negara tanpa membeda-bedakan.


    Karena itu, GMNI mendesak aparat penegak hukum bersama TNI-Polri agar segera melakukan penyelidikan dan penyidikan secara menyeluruh untuk mengungkap fakta serta motif di balik peristiwa tersebut.


    “Jangan sampai ada lagi korban dari masyarakat sipil yang tidak berdosa. Kami mendesak aparat penegak hukum dan TNI-Polri untuk segera mengusut tuntas, menangkap, dan memproses hukum para pelaku secara adil dan transparan,” tegasnya.


    Menurut GMNI, proses hukum harus dilakukan secara profesional, transparan, dan berdasarkan fakta di lapangan sehingga tidak menimbulkan spekulasi maupun keresahan baru di tengah masyarakat.


    Selain meminta aparat penegak hukum mengusut kasus tersebut, DPC GMNI Sorong Selatan juga mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI Perwakilan Papua Barat Daya untuk segera turun langsung ke lokasi.


    GMNI meminta Komnas HAM melakukan investigasi secara independen guna memastikan peristiwa tersebut dapat diungkap secara terang serta hak-hak korban dan masyarakat terdampak tetap mendapatkan perlindungan.


    Kehadiran lembaga negara yang berwenang dinilai penting untuk memastikan penanganan kasus berjalan objektif sekaligus mencegah terjadinya tindakan kekerasan susulan.


    Di tengah situasi tersebut, DPC GMNI Sorong Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat, pemuda, dan mahasiswa di Papua Barat Daya untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.


    GMNI mengimbau seluruh pihak agar tetap mengedepankan persatuan, kedamaian, dan penyelesaian setiap persoalan melalui jalur hukum.


    “Kami berharap situasi di Maybrat segera kondusif. Mari kita jaga tanah Papua tetap damai dan bermartabat,” pungkas Kabid Humas DPC GMNI Sorong Selatan.


    GMNI Sorong Selatan menegaskan bahwa keamanan dan keselamatan masyarakat sipil harus menjadi prioritas. Penegakan hukum yang tegas, transparan, dan berkeadilan diharapkan mampu memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah terulangnya tindakan kekerasan terhadap warga sipil.


    (Moy)

    Komentar

    Tampilkan