Kegiatan MTQ ini berlangsung penuh khidmat dan semarak, dengan dihadiri Camat Sukadiri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kepala Desa Kosambi, para ustaz dan kiai, serta tim peserta lomba MTQ.
MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda agar memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an, berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.
Kepala Desa Kosambi, Dede.SE menyampaikan bahwa kegiatan MTQ diharapkan dapat memperkuat kebersamaan antara pemerintah desa, tokoh agama, para ulama, dan seluruh masyarakat.
“Melalui MTQ, kita ingin mewujudkan masyarakat Desa Kosambi yang Qur’ani, religius, berakhlak mulia, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan membangun desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia dan kehidupan sosial keagamaan masyarakat.
Camat Sukadiri , A.Saepul Anwar
Menyampaikan bahwa pelaksanaan musabaqah Tilawatil Qur.an (MTQ) bukan sekedar ajang untuk mencari para juara, tetapi merupakan momentum penting dalam membangun karakter masyarakat, dan mengamalkan nilai- nilai Al-Qu,ran dalam kehidupan sehari-hari hari jangan sampai Al-Qu,ran hanya di baca ketika ada perlombaan, tetapi harus jadi pedoman dalam kehidupan masyarakat," ujarnya,
Yang hadir Camat Sukadiri, unsur TNI-Polri, MUI, para kiai dan ustaz, serta seluruh panitia dan peserta menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Dengan semangat “Melalui MTQ, Kita Wujudkan Masyarakat Desa Kosambi yang Qur’ani, Religius dan Berakhlak Mulia,”
kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi penerus yang mencintai Al-Qur’an, berprestasi, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan desa.
(Nuryadi)




%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









