Selain sangat mengganggu kebersihan lingkungan, pengepul /pembeli sampah tersebut dinilai berpotensi memicu terjadinya kebakaran (karhutla), terutama di tengah musim kemarau. Kehawatiran tersebut bukan tanpa alasan, sebab sebagian bekas tumpukan sampah itu tampak merupakan sampah mudah terbakar.
pembeli sampah di lokasi itu diduga dilakukan secara terang_terangan.Warga keluhkan sampah di kawasan tersebut, karena kondisi lokasi yang sangat ramai anak_anak.
Sampah yang di tumpuk di okasi itu, disebut tidak hanya berasal dari dalam kota bahkan ada yang dari luar kota.
Kami dari tim pernah menyampaikan pembeli barang bekas/rongsok atau menimbun sampah di tengah lingkungan warga.sangat berdampak positif.Namun himbawan kami tidak di hiraukan.ujarnya
Kondisi itu tidak hanya menimbulkan kekhawatiran terhadap lingkungan. Sampah yang menumpuk hingga bisa menjadi sumber Limbah.
Epek dampak tumpukan rongsok memicu batuk, ISPA, dan gangguan paru-paru.Sarang Penyakit Tumpukan barang bekas yang terkena air hujan menjadi tempat nyamuk dan tikus berkembang biak.
Usaha rongsok tersebut Diduga tidak ber,izin / ilegal.
Warga inisial (R) meminta Polisi Pamong praja Turun langsung Untuk menertipkan pembeli sampah di dua titik yang ada di Sawahan.dan di depan masjid jami Qolbu jl.menteng 4 dan di jalan Alhidayah kel.sawahan kec mentawa baru ketapang sampit kotawaringin timur
Kami sudah menyampaikan pembeli Sampah tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maupun instansi terkait, untuk menindak lanjuti permasalahan pengepul sampah yang sangat terganggu di lingkungan kami.
(Karim).



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









