• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Pengepul/Pembeli Rongsok Sangat Mengganggu Lingkungan Dan Kesehatan Bagi Warga Sekitar

    Monday, August 17, 2026, 19:51 WIB Last Updated 2026-08-17T12:51:05Z

    SAMPIT – Tumpukan sampah  di sejumlah titik di kel,Sawahan. Kec.Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menjadi perhatian.17 Agustus 2026.


    Selain sangat mengganggu kebersihan lingkungan, pengepul /pembeli sampah tersebut dinilai berpotensi memicu terjadinya kebakaran (karhutla), terutama di tengah musim kemarau. Kehawatiran tersebut bukan tanpa alasan, sebab sebagian bekas tumpukan sampah itu tampak merupakan sampah mudah terbakar.


    pembeli sampah di lokasi itu diduga dilakukan secara terang_terangan.Warga keluhkan sampah di kawasan tersebut, karena kondisi lokasi yang sangat ramai anak_anak.


    Sampah yang di tumpuk di okasi itu, disebut tidak hanya berasal dari dalam kota bahkan ada yang dari luar kota.


    Kami dari tim pernah menyampaikan pembeli barang bekas/rongsok atau menimbun sampah di tengah lingkungan warga.sangat berdampak positif.Namun himbawan kami tidak di hiraukan.ujarnya


    Kondisi itu tidak hanya menimbulkan kekhawatiran terhadap lingkungan. Sampah yang menumpuk hingga bisa menjadi sumber Limbah.


    Epek dampak tumpukan rongsok memicu batuk, ISPA, dan gangguan paru-paru.Sarang Penyakit Tumpukan barang bekas yang terkena air hujan menjadi tempat nyamuk dan tikus berkembang biak.


    Usaha rongsok tersebut Diduga tidak ber,izin / ilegal.

    Warga inisial (R) meminta Polisi Pamong praja Turun langsung Untuk menertipkan pembeli sampah  di dua titik yang ada di Sawahan.dan di depan masjid jami Qolbu  jl.menteng 4 dan di jalan Alhidayah kel.sawahan kec mentawa baru ketapang sampit kotawaringin timur


    Kami sudah menyampaikan pembeli Sampah tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maupun instansi terkait, untuk menindak lanjuti permasalahan pengepul sampah yang sangat terganggu  di lingkungan kami.


    (Karim).

    Komentar

    Tampilkan