Aksi protes warga terkait pengorekan untuk Pembangunan Drainase pada hari Sabtu 8/8)2026, warga menyesalkan kepada Dinas SDABMBK ataupun yang mewakili (Pengawas) yang tidak terlebih dahulu berkordinasi atau memberitahukan kepada masyarakat setempat,sementara Drainase yang lama Masi layak pakai,kenapa di hancurkan dan di ganti.
Saat ditemui awak media,salah seorang yang enggan disebutkan nama nya menuturkan,Kami bukan menentang pembangunan Proyek milik Pemerintah,setidaknya kami diberitahu,atau sebelum nya diberikan sosialisasi,kami juga berhak mengetahui,jangan datang langsung dikeruk,tanpa tahu apa tujuan pengorekan,setidaknya kepala dusun sampaikan lah selaku perpanjangan tangan kepala desa,jangan main hantam kromo saja,sementara Papan Plang Proyek juga tidak ada menyebutkan Volume Pengerjaan kesal seorang warga.
Dari aksi protes warga,hari Senin tepatnya 10/8/2026,alat berat jenis Escavator yang digunakan untuk pengorekan pembangunan Darinase,sudah tidak terlihat di lokasi,hanya terlihat pekerja yang mondar mandir,tak ada aktifitas apapun.Disisi lain,Warga terus memantau halaman rumah mereka serta jembatan akses masuk rumah mereka,serta menunggu apa jembatan akses masuk rumah mereka dibongkar.
Proyek Pembangunan Drainase di Kelambir V Dusun V GG Kapas diduga minimnya pengawasan dari Dinas SDABMBK Deli Serdang,diduga Kepala Dinas SDABMBK Deli Serdang lalai dalam pengawasan terhadap suatu pekerjaan Pemerintah,dalam hal ini adanya kerugian negara.
Minta kepada Bupati Deli Serdang Agar Memecat Kepala Dinas SDABMBK yang diduga Lalai dalam Tupoksi sebagai Kepala Dinas SDABMBK Deli Serdang
(Tim)











