Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) turut melakukan pendampingan dan pemantauan untuk memastikan pekerjaan di lapangan berjalan sesuai dengan ketentuan program. Pemeriksaan dilakukan terhadap hasil pekerjaan, penggunaan material, serta kesesuaian pelaksanaan dengan spesifikasi dan RAB.
TPM Moch Ricky Permana menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan dan pemeriksaan di lapangan, pelaksanaan pekerjaan telah mengacu pada spesifikasi teknis dan RAB yang menjadi dasar pelaksanaan program.
«“Kami memastikan pelaksanaan P3-TGAI ini dikerjakan sesuai spesifikasi teknis dan RAB yang telah ditetapkan. Dari hasil pemantauan di lapangan, pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan sehingga diharapkan hasil pembangunan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan fungsi jaringan irigasi,” ujar Moch Ricky Permana.»
Ia menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan program menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas pekerjaan sekaligus memastikan hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dan dipelihara secara berkelanjutan.
Dengan telah selesainya pelaksanaan kegiatan dan sudah di periksa oleh TPB dan KMB, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan hasil pembangunan tersebut secara optimal untuk mendukung kebutuhan pengelolaan dan pemanfaatan air irigasi serta meningkatkan produktivitas pertanian.
Pelaksanaan P3-TGAI ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga mampu mendukung keberlanjutan pengelolaan jaringan irigasi dan kesejahteraan masyarakat penerima manfaat.
(Bayu)









