Untuk periode Juli hingga September 2026, total realisasi bantuan pangan yang disalurkan mencapai 113.850 kilogram beras bagi masyarakat penerima manfaat.
Direktur Perum Bulog Kantor Cabang Lhokseumawe, Muhammad Ikbal, mengatakan bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah yang disalurkan melalui Bulog kepada masyarakat di 17 kecamatan se-Kabupaten Bireuen, dengan jumlah penerima yang berbeda-beda di setiap wilayah.
Menurutnya, pemerintah melalui Bulog terus berupaya memastikan bantuan pangan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan, terutama di tengah kondisi harga beras yang masih tergolong tinggi.
“Pemerintah melalui Bulog menyalurkan bantuan pangan berupa beras dengan harapan dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah harga beras yang masih tergolong tinggi,” ujar Muhammad Ikbal.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan pangan untuk periode tersebut akan berakhir pada akhir September 2026. Karena itu, proses distribusi terus dilakukan secara teratur agar bantuan dapat diterima oleh seluruh masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.
Penyaluran bantuan pangan di Kecamatan Gandapura berjalan dengan tertib dan lancar. Bantuan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi bentuk dukungan pemerintah, tetapi juga mampu memberikan sedikit ruang bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan dengan lebih tenang di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Bantuan pangan juga menjadi bagian dari wujud kehadiran negara di tengah masyarakat. Ketika pemerintah hadir melalui kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat, di situlah kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat dapat dirasakan secara nyata.
Sebab, pada akhirnya, pembangunan bukan hanya tentang angka dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang seberapa jauh kesejahteraan dapat dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan perlindungan.
“Bantuan mungkin tidak menyelesaikan seluruh persoalan kehidupan, tetapi kepedulian yang hadir pada waktu yang tepat dapat menjadi penguat bagi mereka yang sedang berjuang. Negara yang hadir adalah negara yang tidak membiarkan rakyatnya berjalan sendirian menghadapi kesulitan.”
( Hendra)



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









