LANGKAT - Aliansi Menjemput Keadilan menggelar acara Silaturahmi bersama ratusan masyarakat korban banjir dTeluk Kegiatan berlangsung di Lapangan Jalan Telaga Said Kelurahan Pelawi Utara Kacamatan Babalan Kabupaten Langkat, Senin (31/26).
Silaturahmi di gelar mmerupakan bentuk kekecewaan warga atas lambannya penyaluran bantuan untuk korban banjir yang terjadi pada akhir tahun 2025 lalu.
Ketua Aliansi Menjeput keadilan Sauli Lubis menyampaikan, sebelumnya pihaknya telah mengajukan data sebanyak 73.721 KK korban banjir ke Kemensos di Jakarta.
Dari jumlah data tersebut,11 ribu lebih data terverikasi tidak update oleh pihak Kemensos sehingga belum bisa diproses untuk mencairkan bantuan bagi korban banjir
Kesalahan data yang paling banyak ditemukan adalah pada penulisan Nomor Induk Kependudukan atau NIK, selain itu ada juga nama dan alamat yang tidak sesuai dengan DTKS.
Warga menilai kesalahan tersebut terjadi karena kurangnya verifikasi saat pendataan awal dilakukan. Akibatnya,ribuan warga yang benar-benar terdampak justru tidak terdata.
Kami dari korban banjir serta rumah kami rusak,tapi nama kami tidak muncul. Data 11 ribu ini harus segera diperbaiki dan diverifikasi ulang,ujar salah seorang koordinator Aliansi Menjemput Keadilan.
Maka kami berharap Pemerintah Kabupaten Langkat, Dinas Sosial,dan Kemensos untuk segera melakukan perbaikan data dan menurunkan tim verifikasi ke lapangan.
Mereka juga meminta agar data yang sudah benar tidak dicampur dengan data bermasalah agar penyaluran bantuan tidak semakin terhambat.
Acara silaturahmi ditutup dengan doa bersama, warga berharap pemerintah segera hadir dan memberikan keadilan bagi para korban banjir di Kabupaten Langkat.
Meski situasi dari awal acara tetap kondusif dan aman, namun puluhan personil polisi dari polres Langkat tampak hadir di acara tersebut.
Sauli Lubis di konfirmasi disela kegiatan silaturahmi tersebut mengatakan,pertemuan pada
hari ini sebagai acara silaturahmi sesama korban banjir.
Lebih Lanjut Lubis memaparkan pada awal Bulan Agustus 2026 lalu tim aliansi
Menjeput keadilan bersama
Plt Bupati Langkat, Kadis
Sosial, dan BPBD telah berangkat ke Jakarta membawa data korban banjir sebanyak 73.721 yang diserahkan ke Kementrian Sosial RI.
Setelah di Virifikasi 11.178 diantaranya bermasalah dan data ini akan terus diperbaiki, maka 62.553 KK sesuai janji dari Kemensos dua bulan ke depan dana bantuannya akan dicairkan,kata Sauli Lubis..
Turut hadir anggota Polres Langkat,wargakorban banjir Kecamatan Babalan,Sei Lepan, Brandan Barat,Besitang Pangkalan Susu .
( Adam)



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









