REJANG LEBONG - Pembalap cilik asal Kabupaten Lebong, Aska Gibran Alfathan, berhasil meraih Juara 1 Kelas Pocket Bike STD Porting 50 CC Max 12 Tahun Terbuka pada ajang M Zhafran Mobilindo X Eko Cell Open Road Race Championship Piala Kepala SPN Polda Bengkulu yang digelar di Sirkuit Non Permanen (NP) Terminal Simpang Nangka, Kabupaten Rejang Lebong, Minggu (13/9/2026).
Sorak penonton pecah ketika bendera kotak-kotak dikibarkan di garis finis. Dengan motor bernomor 40, Aska yang baru berusia 12 tahun terlihat melambaikan tangan setelah menyelesaikan balapan dan memastikan dirinya berdiri di podium tertinggi.
Meski memiliki postur tubuh mungil, Aska menunjukkan keberanian dan kemampuan yang patut diperhitungkan. Sejak lampu start menyala, pembalap muda tersebut langsung memacu motornya dan melibas setiap tikungan dengan penuh konsentrasi.
Mengenakan racing suit berwarna oranye-biru dan helm Arai bermotif, Aska bersaing ketat dengan pembalap seusianya. Panasnya aspal dan teriknya matahari siang tidak menyurutkan fokusnya hingga berhasil menyentuh garis finis sebagai yang tercepat.
“Di balik tubuh mungil dan helm kecilnya, tersimpan keberanian serta mimpi besar untuk terus berprestasi di dunia balap,” ujar salah satu official tim yang mendampinginya.
Latihan dan Dukungan Keluarga
Kemenangan Aska bukan datang secara tiba-tiba. Latihan keras, kedisiplinan, serta dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanan prestasinya di dunia balap.
Sejak kecil, Aska memang memiliki ketertarikan terhadap sepeda motor. Orang tuanya memberikan dukungan penuh meski sempat merasa khawatir terhadap risiko yang dihadapi di lintasan. Namun, melihat besarnya semangat Aska, keluarga akhirnya memberikan dukungan dan restu untuk mengikuti ajang balap.
Ajang yang berlangsung di Sirkuit NP Simpang Nangka tersebut membuka kelas khusus anak-anak sebagai salah satu upaya mencari bibit-bibit pembalap baru dari Bengkulu dan daerah sekitarnya.
Aska pun membuktikan bahwa kelas pembalap usia muda bukan sekadar pelengkap dalam sebuah kompetisi, tetapi dapat menjadi wadah lahirnya talenta baru di dunia otomotif.
“Anak-anak sekarang luar biasa. Mentalnya kuat. Nyalinya besar. Ini aset buat otomotif Bengkulu ke depan,” kata salah satu panitia di sela-sela acara.
Kebanggaan Kabupaten Lebong
Bagi masyarakat Kabupaten Lebong, keberhasilan Aska menjadi kebanggaan tersendiri. Prestasi tersebut turut membawa nama Lebong ke panggung kompetisi balap motor dan mendapat perhatian masyarakat melalui media sosial.
Ucapan selamat pun bermunculan pada sejumlah unggahan mengenai keberhasilan pembalap cilik tersebut. Prestasi Aska menjadi bukti bahwa usia bukan menjadi penghalang untuk meraih prestasi selama mendapatkan pembinaan, latihan, dan dukungan yang tepat.
Aska sendiri mengaku senang dapat memberikan hasil terbaik. Ia berharap dapat terus mengikuti dunia balap dan membawa nama Kabupaten Lebong hingga ke tingkat provinsi maupun nasional.
“Hari ini Juara 1 di lintasan Simpang Nangka. Besok, bukan tidak mungkin nama Aska Gibran Alfathan akan kembali berdiri di podium yang lebih tinggi,” demikian tulis pengantar dalam salah satu unggahan mengenai prestasinya.
Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya pembinaan terhadap bakat anak-anak di bidang olahraga otomotif. Dengan pembinaan yang tepat, fasilitas yang memadai, serta dukungan dari keluarga dan berbagai pihak, bukan tidak mungkin Bengkulu melahirkan pembalap muda yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Pihak penyelenggara berharap event serupa dapat terus digelar secara rutin. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus penyaluran bakat generasi muda, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap pelaksanaannya.
Kini, nama Aska Gibran Alfathan telah tercatat sebagai juara. Namun, perjalanan pembalap muda asal Lebong tersebut masih panjang. Lintasan yang lebih besar, persaingan yang lebih ketat, serta mimpi yang lebih tinggi masih menanti.
Selamat, Aska! Terus berlatih, terus belajar, dan terus ukir prestasi. Lebong bangga padamu.
(Midi)





%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









