• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Bentuk Keresahan Menyikapi Karhutla, Anak Muda Kotim Bersuara Lewat Lagu “Lihatlah Negeriku”

    Metronewstv.co.id
    Sunday, September 6, 2026, 11:44 WIB Last Updated 2026-09-06T04:44:40Z

    SAMPIT - Kepulan kabut asap kembali menyelimuti langit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Di tengah kondisi tersebut, keresahan masyarakat terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya disuarakan melalui aksi nyata di lapangan, tetapi juga dituangkan dalam sebuah karya musik.


    Dua anak muda asal Kotawaringin Timur, Abe Abraham dan Rio Permadi, melalui Far Production, kembali menghidupkan lagu berjudul “Lihatlah Negeriku” sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi yang dirasakan masyarakat akibat kabut asap dan karhutla.


    Lagu yang pertama kali digarap pada tahun 2019 itu kini kembali hadir pada tahun 2026 dengan aransemen yang lebih segar. Pesan dalam lagu tersebut juga diperkuat melalui karakter vokal Tiara Greshinta dan Indiesa Geovany, yang mengajak pendengar untuk melihat kembali kondisi lingkungan dan dampak karhutla terhadap kehidupan masyarakat.


    Bagi Abe Abraham, karya tersebut bukan sekadar sebuah lagu. Menurutnya, “Lihatlah Negeriku” merupakan suara kegelisahan masyarakat dari tanah Borneo yang diharapkan dapat didengar hingga pemerintah pusat.


    “Lagu ini dibuat agar pemerintah pusat dapat melihat dan mendengar bagaimana kondisi Kalimantan saat ini. Melalui lagu ini, kami juga ingin memberikan dukungan kepada para relawan dan petugas pemadam kebakaran yang telah berjuang luar biasa melawan api,” ujar Abe, Sabtu (6/9/2026).


    Ia berharap, karya musik tersebut dapat menjadi salah satu media untuk membangkitkan kepedulian bersama terhadap persoalan karhutla yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama ketika kabut asap mulai menyelimuti wilayah.


    Di tengah perjuangan melawan kobaran api, para relawan dan petugas pemadam kebakaran terus berada di garis depan. Mereka menghadapi panas, asap pekat serta berbagai risiko demi mencegah api meluas ke kawasan lain.


    Kondisi tersebut turut menggugah Rio Permadi untuk mengambil bagian melalui karya musik. Menurutnya, meski tidak berada langsung di lokasi kebakaran, setiap orang dapat memberikan dukungan sesuai kemampuan masing-masing.


    “Semoga lagu ini bisa mewakili suara teman-teman dan memberikan semangat kepada para relawan yang sedang berjuang melawan kobaran api yang luar biasa,” tutur Rio.


    Pesan keprihatinan itu kemudian disampaikan melalui penghayatan para penyanyi. Salah satunya, Tiara Greshinta, yang menjadikan suaranya sebagai bentuk dukungan moral bagi para pejuang di lapangan sekaligus ungkapan kepedulian terhadap kondisi tanah kelahirannya.


    Melalui “Lihatlah Negeriku”, para kreator berharap masyarakat tidak hanya menikmati karya musik tersebut, tetapi juga memahami pesan yang terkandung di dalamnya. Karhutla dan kabut asap bukan sekadar persoalan musiman, melainkan masalah yang berdampak luas terhadap lingkungan, kesehatan, pendidikan dan kehidupan masyarakat.


    Di saat api terus dilawan oleh para relawan dan petugas di lapangan, suara anak-anak muda Kotawaringin Timur kini memilih jalannya sendiri untuk ikut berjuang—bukan dengan selang pemadam, melainkan melalui nada, lirik dan pesan kepedulian.


    (JN)

    Komentar

    Tampilkan