
Kegiatan ini diikuti sekitar 60 kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia, menjadi wadah berbagi praktik unggul serta inovasi pemanfaatan teknologi spasial dan data terintegrasi. Sistem yang dikembangkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan memungkinkan pengelolaan data pertanahan dan perpajakan secara lebih akurat, efektif, dan transparan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, kerja sama ini menjadi kesempatan berharga untuk belajar dari daerah yang telah berhasil menerapkan inovasi tersebut, lalu mengadaptasinya sesuai kebutuhan daerah. Langkah ini bertujuan memperkuat basis data pendapatan daerah, meningkatkan akurasi pendataan objek pajak dan bidang tanah, serta menyempurnakan kualitas pelayanan publik.
“Kami ingin Lampung Timur terus belajar dari daerah lain, berkolaborasi, dan mengembangkan inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Ela Siti Nuryamah.
Dengan mengadopsi sistem berbasis data dan teknologi ini, diharapkan tata kelola keuangan daerah menjadi lebih akuntabel, potensi pendapatan dapat dioptimalkan, dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. Belajar dari yang terbaik, berkolaborasi untuk yang terdepan — Lampung Timur melangkah maju menuju pemerintahan yang semakin modern, cerdas, dan andal.
(Imn)


%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









