• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Di Tuding Tidak Peduli Terhadap Karhutla,Hampir Sepekan Wabup Bersama Masyarakat Peduli Api dan BPBD di Tengah Hutan

    Monday, September 7, 2026, 11:09 WIB Last Updated 2026-09-07T04:09:23Z

    KETAPANG – Menanggapi sorotan publik dan perbincangan di media sosial terkait keberadaannya saat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda, Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir akhirnya memberikan klarifikasi saat dikonfirmasi.pada 7/9/2026


    Ia secara tegas menepis anggapan bahwa dirinya tidak peduli atau berdiam diri atas musibah karhutla tersebut.


    Melalui pesan WhatsApp pada investigasi lencasyber,Jamhuri menegaskan bahwa dirinya telah berada di garis depan pemadaman jauh sebelum isu tersebut mencuat.

    "Sudah hampir sepekan saya berada di sini, bersama rombongan masyarakat peduli api dari Desa Sei Putri,desa tanjung baik Budi dan Desa Kuala Tolak. Kami bergerak tanpa protokol khusus, hanya dibantu oleh tim BPBD,” tegas Jamhuri sambil memakai senter kepala Di tengah pekatnya asap dan suhu panas di lokasi kebakaran kawasan hutan Sei Putri hingga Tanjung Baik Budi.


    Fokus Penanganan Dampak di Lapangan


    Sebagai salah satu pemangku kebijakan daerah, Wakil Bupati memiliki peran vital dalam koordinasi dan penanganan langsung dampak karhutla.


    Jamhuri menjelaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah memastikan kobaran api tidak meluas ke permukiman warga dan kawasan hutan yang lebih dalam.


    “Kami berjibaku berusaha menghalau dan memadamkan api dengan peralatan seadanya. Tujuan kami satu: yang penting kobaran api tidak menjalar masuk lebih dalam maupun mengancam pemukiman warga,” ujarnya.


    Jamhuri menyampaikan permohonan maaf. Ia menerangkan bahwa kondisi medan yang terisolasi menjadi hambatan utama dalam penyampaian informasi ke publik.


    “Mohon maaf kalau kegiatan kami selama ini tidak terekspos.Lokasi kami sangat jauh di dalam kawasan hutan dengan akses yang sulit dijangkau, sehingga sulit menyampaikan informasi ke luar.


    "Namun saya tegaskan, saya tidak tinggal diam. Saya peduli dan berjuang bersama masyarakat Ketapang untuk menanggulangi musibah ini,” pungkasnya.


    Pernyataan ini menjawab keraguan publik mengenai langkah dan kepedulian jajaran pimpinan daerah Ketapang dalam menangani bencana karhutla secara langsung di lapangan.


    (Jailani)

    Komentar

    Tampilkan