• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Dorong Desa Bebas Sampah,Mahasiswa KKN UINSU,Kenalkan Formula Kompos Air Lindi Di Karo

    Sunday, September 6, 2026, 23:03 WIB Last Updated 2026-09-06T16:03:08Z

    SUMATERA UTARA - Sebanyak 32 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara sukses menginisiasi gerakan desa bebas sampah di Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo. Lewat Seminar dan Pelatihan Pembuatan Kompos dari Air Lindi, mereka membekali warga lokal cara mengubah masalah pencemaran lingkungan menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.


    Program ini tidak hanya berfokus pada teori pemilahan sampah organik dan anorganik dari dapur rumah tangga. Mahasiswa KKN UINSU juga memberikan pendampingan hilirisasi produk, mulai dari teknik pengemasan, pembuatan label sederhana, strategi pemasaran langsung, hingga pemanfaatan media sosial sebagai media promosi.


    *Edukasi Multidimensi: Dari Iman Hingga Bisnis Kreatif*


    Gerakan perubahan ini dikemas secara menarik melalui kolaborasi materi dari tiga sudut pandang berbeda yang dipaparkan langsung oleh perwakilan mahasiswa:


    *Sisi Ekoteologi:*

    Wakil Sekretaris KKN, Sania Husna, mengajak warga menjaga kelestarian alam bukan sekadar kewajiban sosial, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab iman dan ibadah kepada Sang Pencipta.


    *Sisi Kesehatan Mandiri:*

    Sekretaris KKN Radika Hanny Syah bersama Bendahara Moniqa Astrid, mengedukasi warga tentang urgensi memilah sampah sejak dari dapur untuk mencegah dampak buruk bagi kesehatan keluarga.


    *Sisi Teknis & Ekonomi:*

    Ketua KKN, Aulia Dirga Putra, membedah langsung formula pembuatan kompos menggunakan cairan lindi. Aulia juga memperkenalkan sistem 'Bank Sampah' agar limbah rumah tangga memiliki nilai ekonomi dan menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat desa.


    *Praktik Langsung dan Solusi Pertanian*

    Antusiasme warga memuncak saat sesi praktik langsung dan diskusi interaktif dimulai. Warga Desa Sukatepu yang mayoritas bertani memanfaatkan momen ini untuk berkonsultasi mengenai teknis pemanfaatan limbah cair tersebut.


    *Menjawab pertanyaan *

    Adwart salah satu warga, mengenai kandungan nutrisi, Tim KKN menjelaskan bahwa air lindi segar sangat kaya akan unsur hara esensial seperti Nitrogen, Fosfor, dan Kalium (NPK). Namun, cairan ini disarankan segera digunakan atau disimpan maksimal beberapa minggu dalam wadah tertutup rapat agar bakteri baik di dalamnya tetap aktif.


    Sementara itu, menanggapi kekhawatiran Wahid mengenai efek samping pada tanaman, pemateri menegaskan bahwa air lindi sangat aman digunakan sebagai bahan pematang kompos. Jika ingin diaplikasikan langsung ke tanaman sebagai pupuk cair, air lindi wajib diencerkan terlebih dahulu dengan air bersih guna menjaga tingkat keasaman (pH) agar tanaman tidak layu.


    Melalui sinergi ini, mahasiswa KKN UINSU berharap masyarakat Desa Sukatepu dapat secara konsisten mengelola bank sampah secara mandiri. Langkah kecil dari skala rumah tangga ini diharapkan mampu menjadi fondasi terciptanya lingkungan desa yang bersih, sehat, mandiri, dan berkelanjutan.


    ( HAR)

    Komentar

    Tampilkan