Jalan yang selama ini belum pernah mendapat perbaikan, kini mulai tertata rapi. Jalur tersebut merupakan akses utama warga menuju lahan pertanian sekaligus jalan pengangkutan hasil panen menuju permukiman.
Semangat warga semakin membara ketika Kepala Desa Bumijawa, Haidir, turun langsung ke lokasi dan ikut bekerja bersama masyarakat. Kehadirannya menjadi penyemangat sekaligus bukti kepedulian pimpinan desa terhadap kebutuhan warga.
Salah satu warga menyampaikan bahwa kegiatan ini murni lahir dari inisiatif masyarakat yang merasa sangat membutuhkan akses jalan yang lebih baik, terutama menjelang musim panen.
“Kegiatan gotong royong ini murni keinginan warga. Tadi Kepala Desa juga ikut bergotong royong bersama kami,” ujar warga di tengah kegiatan.
Selama ini, kondisi jalan yang belum memadai kerap menyulitkan pengangkutan hasil bumi. Keterbatasan sarana tidak menyurutkan semangat warga — justru menjadikan kebersamaan sebagai modal terbesar untuk mengatasi kesulitan bersama.
Kepala Desa Bumijawa, Haidir, mengapresiasi kepedulian dan semangat warga. Ia menegaskan bahwa gotong royong adalah warisan luhur yang harus terus dijaga.
“Gotong royong merupakan salah satu budaya kita yang harus terus dilestarikan. Selain itu, kegiatan seperti ini juga dapat mempererat kebersamaan antarwarga,” ujar Haidir.
Ia berharap semangat kebersamaan ini terus dipelihara. “Dengan kebersamaan, pekerjaan yang berat bisa terasa lebih ringan,” tambahnya.
Bagi warga Dusun V, perbaikan jalan ini bukan sekadar meratakan tanah dan batu. Lebih dari itu, kegiatan ini membuktikan bahwa kepedulian, kerja sama, dan kehadiran pimpinan di tengah masyarakat adalah kekuatan nyata untuk mewujudkan perubahan yang bermanfaat bagi semua.
(Imn)



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









