Pada hari pertama, bantuan pangan disalurkan kepada masyarakat di enam desa, yakni Gampong Geudong-Geudong, Pulo Ara/Geudong Tengah, Geudong Alue, Pulo Kiton, Kampung Baru, dan Lhok Awe Teungah.
Koordinator kegiatan, Agus Irwanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah serta Perum Bulog yang telah memberikan bantuan pangan kepada masyarakat.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat, terutama dalam membantu mengurangi beban kebutuhan rumah tangga.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan Bulog yang telah memberikan bantuan beras kepada masyarakat. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga,” ujarnya.
Ia juga berharap bantuan pangan tersebut tidak diperjualbelikan, melainkan digunakan sebagaimana mestinya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
“Bantuan pangan bukan sekadar beras yang dibagikan, tetapi merupakan bentuk kepedulian. Semoga setiap butirnya membawa manfaat, menguatkan keluarga, dan menjadi berkah bagi mereka yang menerimanya,” ungkapnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, proses penyaluran bantuan pangan di Kecamatan Kota Juang berlangsung dengan tertib dan sukses. Secara keseluruhan, jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) tercatat sebanyak 6.067 penerima, dengan total alokasi beras mencapai 46.070 kilogram per bulan.
Sementara itu, untuk alokasi bantuan pangan selama tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September, total beras yang disalurkan mencapai 138.210 kilogram.
Direktur Perum Bulog Kantor Cabang Lhokseumawe, Muhammad Ikbal, menegaskan bahwa bantuan beras tersebut diharapkan dapat dinikmati dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.
Ia menjelaskan, bantuan pangan menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat, khususnya di tengah kondisi harga beras yang masih cukup tinggi sehingga sebagian masyarakat mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
“Beras bantuan ini kiranya dapat dinikmati bersama oleh masyarakat. Kita memahami bahwa harga beras saat ini cukup tinggi dan kondisi tersebut dapat menyulitkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan. Karena itu, pemerintah terus berupaya memberikan bantuan nyata agar masyarakat, khususnya di Aceh dan Indonesia pada umumnya, tetap dapat memenuhi kebutuhan pangan yang sehat dan bergizi,” ujar Muhammad Ikbal.
Perum Bulog Kantor Cabang Lhokseumawe juga berkomitmen memastikan beras bantuan yang disalurkan kepada masyarakat berada dalam kondisi layak konsumsi dan memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.
Penyaluran bantuan pangan ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi atas kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama dapat menghadirkan harapan di tengah keterbatasan.
Sebab, bagi keluarga yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari, bantuan sekecil apa pun dapat menjadi sangat berarti. Ketika kepedulian hadir dalam bentuk nyata, di sanalah harapan tumbuh dan rasa kebersamaan semakin kuat.
( Hendra)



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









