• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Pelajar SMK Muhammadiyah Karanganyar Dibekali Literasi AI, Polres Pekalongan Dorong Generasi Muda Bijak Gunakan Teknologi

    Wednesday, September 9, 2026, 21:22 WIB Last Updated 2026-09-09T14:22:09Z

    PEKALONGAN  - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin cepat. Jika tidak dibarengi pemahaman dan etika digital, kemajuan teknologi tersebut justru berpotensi menimbulkan persoalan baru.


    Menyikapi hal itu, Polres Pekalongan terus mendorong penguatan literasi teknologi di kalangan pelajar melalui Program Paham AI. Kali ini, edukasi menyasar 90 siswa kelas XI SMK Muhammadiyah Karanganyar, Kabupaten Pekalongan.


    Kegiatan digelar pada Rabu (9/9/2026), bertempat di SMK Muhammadiyah Karanganyar. Pelatihan diberikan oleh trainer Polres Pekalongan dengan materi yang tidak hanya mengenalkan teknologi AI, tetapi juga mengajak siswa memahami manfaat, tantangan, serta etika dalam penggunaannya.


    Kegiatan diawali dengan pemberian modul dasar Paham AI. Para siswa dikenalkan pada konsep dasar AI dan coding, sekaligus diajak memahami bagaimana teknologi tersebut berkembang dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.


    Untuk mengetahui kemampuan awal peserta, pelatihan kemudian dilanjutkan dengan pre-test. Setelah materi disampaikan dan peserta mengikuti praktik sederhana, siswa kembali menjalani post-test sebagai bahan evaluasi.


    Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar coding dan AI. Tak kalah penting, siswa juga semakin memahami pentingnya literasi serta etika digital ketika beraktivitas di ruang siber.


    Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para siswa aktif mengikuti praktik dan tidak ragu mengajukan pertanyaan terkait pemanfaatan AI, termasuk bagaimana menggunakan teknologi tersebut secara tepat dan bertanggung jawab.


    Kabag SDM Polres Pekalongan Kompol Prisandi Tiar, S.T., S.Kom mengatakan, pengenalan AI kepada pelajar menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan teknologi yang semakin pesat.


    “Kami ingin para pelajar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami bagaimana memanfaatkan AI secara cerdas, aman dan bertanggung jawab. Kemampuan teknologi harus berjalan beriringan dengan literasi, etika dan kesadaran hukum,” ujar Kompol Prisandi.


    Menurutnya, AI dapat memberikan banyak manfaat apabila digunakan secara bijak. Di lingkungan pendidikan, teknologi tersebut dapat membantu proses belajar, mencari referensi, mengembangkan kreativitas hingga mendukung kemampuan pemecahan masalah.


    Namun, penggunaan AI juga harus diimbangi dengan sikap kritis. Pelajar perlu memahami bahwa tidak semua informasi yang dihasilkan teknologi dapat diterima begitu saja tanpa verifikasi.


    “Teknologi harus menjadi alat untuk meningkatkan kemampuan, bukan menggantikan proses berpikir. Karena itu, kami mendorong siswa untuk tetap kritis, melakukan verifikasi informasi dan menjaga etika ketika menggunakan AI maupun bermedia sosial,” imbuh Kabag SDM.


    Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Polres Pekalongan dengan pihak sekolah dalam mendukung edukasi teknologi dan keamanan digital bagi generasi muda.


    Program Paham AI diharapkan tidak berhenti pada pengenalan teknologi semata. Lebih jauh, program ini menjadi bekal agar pelajar mampu menjadi generasi yang cerdas teknologi, kritis terhadap informasi, memahami etika digital serta memiliki kesadaran hukum dalam menggunakan ruang digital.


    Di tengah derasnya perkembangan AI, kemampuan menggunakan teknologi secara bijak menjadi modal penting. Sebab, kecanggihan teknologi akan jauh lebih bermanfaat ketika diiringi tanggung jawab dari penggunanya. 


    (Riki)

    Komentar

    Tampilkan