BIREUEN – Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang dipimpin Ir. Fadli Amir, S.T., M.T., IPM ASEAN Eng menunjukkan respons cepat terhadap kerusakan sejumlah ruas jalan di pusat kota yang selama ini dikeluhkan dan meresahkan masyarakat.
Upaya perbaikan mulai dilakukan pada sejumlah titik, dengan lokasi awal berada di depan dan samping Fund Land. Dalam pekerjaan tersebut, Dinas PUPR menggunakan sekitar 7 ton aspal, yang diperuntukkan bagi titik-titik jalan yang mengalami kerusakan cukup parah.
Pantauan media ini, Sabtu (12/9/2026), aktivitas perbaikan jalan terlihat mulai dilaksanakan sebagai bagian dari langkah pemerintah dalam memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat sebagai pengguna jalan.
Kerusakan jalan di kawasan pusat Kota Bireuen tidak semata-mata disebabkan oleh faktor usia dan beban kendaraan. Salah satu persoalan yang turut mempercepat kerusakan adalah genangan air hujan akibat saluran drainase yang tersumbat maupun tertutup oleh bangunan.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama. Kalaupun terdapat saluran yang harus ditutup demi kepentingan tertentu, seyogianya tetap disediakan akses atau lubang pembuangan yang memadai, sehingga air hujan dapat mengalir dengan baik dan tidak menggenangi badan jalan.
Sebab, air yang tidak memiliki jalan untuk mengalir pada akhirnya akan mencari jalan untuk merusak. Genangan yang terus terjadi bukan hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga memperpendek usia konstruksi jalan. Terlebih ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, sejumlah ruas jalan di Kota Bireuen bahkan kerap terendam hingga setinggi lutut.
Persoalan ini tentu tidak dapat diselesaikan hanya dengan memperbaiki permukaan jalan. Perbaikan jalan harus berjalan beriringan dengan pembenahan sistem drainase dan kesadaran bersama dalam menjaga fungsi saluran air.
Di tengah keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas PUPR terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Perbaikan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan ruas-ruas jalan yang dinilai membutuhkan penanganan segera.
Jalan bukan sekadar hamparan aspal, tetapi urat nadi yang menghubungkan aktivitas, ekonomi, dan kehidupan masyarakat. Menjaganya bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama.
Dengan adanya respons cepat dari pemerintah dan dukungan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga drainase serta fasilitas umum, diharapkan kondisi jalan di pusat Kota Bireuen dapat semakin baik, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman, nyaman, dan lancar.
( Hendra)





%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









