Pembangunan yang bersumber dari APBD Taput TA 2026 dengan pagu Rp2,8 miliar tersebut diharapkan meningkatkan konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Kondisi jalan yang kini lebih baik mampu memangkas waktu tempuh hingga 30 menit, sekaligus mempermudah pengangkutan hasil pertanian dan mengurangi risiko kerusakan kendaraan.
Bupati menegaskan Pemkab Taput terus melakukan pembenahan infrastruktur secara bertahap. Penanganan longsor di ruas Hutatinggi–Parmonangan dan Hutajulu–Hutajulu Parbalik juga diprioritaskan melalui APBD.
“Karena kemampuan APBD terbatas, penanganan longsor dilakukan secara bertahap. Kami berharap Pemerintah Pusat segera merealisasikan dukungan anggaran sesuai R3P yang telah kami usulkan,” tegas Bupati.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Asisten Administrasi dan Umum Binhot Aritonang, Staf Ahli Bupati Bonggas Pasaribu, Plt. Kadis PUTRHub Dalan Simanjuntak, serta pimpinan perangkat daerah terkait.
(Edys lumbantoruan)



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









